Bubarkan Tawuran, Polisi di Gowa Disabet Parang

Bubarkan Tawuran, Polisi di Gowa Disabet Parang
Peserta tawuran yang diamankan polisi. ©2022 Merdeka.com/Ihwan Fajar
NEWS | 16 Mei 2022 19:43 Reporter : Ihwan Fajar

Merdeka.com - Anggota Kepolisian Resor (Polres Gowa), Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Alfian Kahar terluka akibat sabetan senjata tajam (sajam) saat membubarkan tawuran pemuda di Kelurahan Bonto-bontoa, Kecamatan Somba Opu, Senin (16/5) dini hari. Petugas telah menangkap pelaku dan lima peserta tawuran.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Gowa Ajun Komisaris Hasan Fadhlyh mengatakan akibat kejadian itu, Bripka Alfian Kahar mengalami luka bagian jari tangan dan bibir. Bripka Alfian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

"Bripka Alfian hendak melerai perkelahian pemuda. Tapi akhirnya dia menjadi korban dan dilarikan ke RS Bhayangkara Makassar," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Senin (16/5).

2 dari 2 halaman

Polisi Amankan Barang Bukti

Fadhlyh mengatakan, pihaknya sudah mengamankan enam remaja dalam insiden tawuran itu. Dari enam orang tersebut satu pelaku pembacokan terhadap Alfian saat membubarkan tawuran.

"Mereka adalah MS (18) yakni pelaku pemarangan, MR (19), MSM (17), MA (17), AA (18), dan MRL (20). Mereka kini diamankan di Mako Polres Gowa untuk dilakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut," tuturnya.

Sejumlah barang bukti diamankan dari para pelaku, seperti sebilah parang, enam batang mata anak panah atau busur, dua ketapel. Selain itu, polisi juga menemukan empat saset obat daftar G.

"Kami akan terus menindak para pemuda yang terlibat perang kelompok maupun aksi kejahatan jalanan, serta aksi melanggar hukum lainnya. Kami juga mengimbau orang tua mengawasi pergaulan anak remajanya saat berada di luar rumah," tegasnya.

(mdk/yan)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami