Buka silaturahmi siswa AKSI di Bogor, Jokowi ingatkan pentingnya menjaga persatuan

PERISTIWA | 10 Oktober 2018 09:19 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka silaturahmi Apresiasi Kebangsaan Siswa Indonesia (AKSI) di Grand Mulya Resort and Convention Hotel, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/10). Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan, pentingnya menjaga persatuan Indonesia yang merupakan negara besar.

"Jangan sampai kita diadu-adu. Ini berbahaya sekali, apalagi anak-anak yang di sini semua ini pemimpin sekolah masing-masing. Baik dari pimpinan rohaniawan maupun OSIS," kata Jokowi di Grand Mulya Resort and Convention Hotel, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Rabu (10/10).

Menurut Jokowi, isu-isu yang memecah belah masyarakat bisa datang dari dalam maupun luar negeri. Selain itu, bisa juga dari kepentingan politik.

"Karena saya lihat banyak dari kepentingan politik. Pemilihan Bupati, Wali Kota, Gubernur, Presiden yang setiap 5 tahun ada, tapi kita kayak terpecah-pecah gitu. Kita harus sadar jangan sampai terpecah-pecah," ucap Jokowi.

Jokowi mengatakan, pesta demokrasi setiap 5 tahun rutin dilakukan. Namun, ia lagi-lagi mengingatkan jangan karena pemilihan Bupati, Wali Kota, Gubernur dan Presiden masyarakat jadi bermusuhan.

"Silakan milih A, B, silakan. Tapi jangan sampai antar teman enggak saling sapa. Waduh rugi," terang Jokowi.

Jokowi pun mencontohkan bagaimana suksesnya Asian Games yang baru saja berlangsung beberapa bulan lalu. Menurut Jokowi, suksesnya Asian Games tak lepas dari kekompakan para atlet dan kontingen sehingga mampu melebihi target yang ditentukan.

"Coba lihat Asian Games, ketika bersatu kita bisa dapat 21 medali emas. Biasanya ranking 22, tapi kemarin ranking 4. Karena apa, karena kita bersatu. Kalau semua berpikir seperti itu, negara akan maju," kata Jokowi.

Reporter: Hans Jimenez Salim
Sumber: Liputan6.com (mdk/gil)

Baca juga:
Jokowi teken PP, pelapor kasus korupsi bisa dapat Rp 200 juta
Ini penjelasan JK soal Jokowi belum lunasi janji Rp 50 juta ke korban gempa Lombok
Soal harga nasi ayam, Tim Jokowi sebut Sandiaga menyesatkan dan hoaks
Nusron sebut Jokowi ucapkan Al Fatekha karena terpengaruh logat Jawa
'2012 jelas, jangankan Ratna Sarumpaet, Prabowo saja dukung Jokowi-Ahok'
Gerindra tak percaya peserta IMF-Bank Dunia bayar hotel dan makan sendiri
Malaysia berikan bantuan Airbus hingga dana rehabilitasi pendidikan untuk Palu

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.