Bukan Covid-19, Kementan Uji Kalung Eucalyptus dengan Virus Flu Burung

Bukan Covid-19, Kementan Uji Kalung Eucalyptus dengan Virus Flu Burung
PERISTIWA | 7 Juli 2020 16:33 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Kepala Balai Besar Veteriner Kementerian Pertanian Indi Dharmayanti menjelaskan, proses penemuan kalung Eucalyptus yang sempat diklaim sebagai antivirus corona.

Indi menjelaskan, virus corona yang diuji coba pihaknya bukan merupakan Covid-19. Pihaknya menggunakan stok virus corona yang dimiliki laboratorium, yakni H5N1 alias flu burung.

"Agak sulit mengadaptasi virus Covid-19 ditumbuhkan di kultur sel kami, maka kami berusaha ketika kita melakukan kajian atau riset in vitro kami menggunakan virus corona model yang kita punyai, dengan asumsi bahwa semua corona virus itu binding dari produk antivirus di mpro satunya. Itu kemudian kita lakukan dengan virus H5N1," papar Indi dalam rapat bersama Komisi IV DPR RI, Selasa (7/7).

Dengan menguji virus tersebut, Eucalyptus mampu membunuh 80 sampai 100 persen virus. Dari sana, pihaknya mengembangkan beberapa obat herbal untuk menangkal virus corona.

"Kita juga melakukan uji toksisitas terhadap obat herbal yang kita lakukan. kemudian ketika kita tahu beberapa obat herbal ini bisa menghambat virus kemudian kita melakukan development product dari lima varian," jelas Indi.

Baca Selanjutnya: Jangan Pakai APBN...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami