Bukan Pemilu, PAN Minta Hentikan Aksi Dukung Mendukung Vaksin Nusantara

Bukan Pemilu, PAN Minta Hentikan Aksi Dukung Mendukung Vaksin Nusantara
Petugas Dinas Kesehatan Kota Surabaya mendatangi rumah lansia untuk disuntik vaksin COVID-19.. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 19 April 2021 09:16 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay meminta semua pihak menghentikan aksi dukung mendukung vaksin nusantara yang saat ini berpolemik. Saleh menyebut aksi tersebut tidak tepat.

"Apalagi, orang-orang yang mendukung tidak semuanya berlatar belakang akademik kesehatan. Banyak di antara mereka mendapatkan informasi hanya dari media. Tentu saja hal itu sangat jauh dari memadai. Lagian, ini kan bukan pilkada atau pileg. Kalau pemilu tentu dibutuhkan dukungan," katanya pada wartawan, Senin (18/4).

Saleh mengingatkan, semakin banyak vaksin tersebut didukung, semakin mudah untuk menang. "Itu karena kebenarannya didasarkan atas suara terbanyak. Kalau vaksin, kebenarannya diukur secara akademik," ucapnya.

Adanya perbedaan pandangan antara para peneliti vaksin nusantara dengan pihak BPOM, Saleh menyatakan agar diselesaikan dengan mediasi.

"Saya yakin, mediasi itu bisa dilakukan. Menkes diminta mengambil peran untuk memfasilitasi. Para peneliti dan BPOM tentu bisa duduk bersama dengan Menkes. Apalagi, dalam rapat terakhir di komisi IX, usulan mediasi ini termasuk salah satu bagian dari kesimpulan rapat,” katanya.

Menurut dia, Menkes Budi Gunadi Sadikin, semestinya yang paling berkepentingan agar vaksin segera tersedia. Menurut Perpres 99/2020, menkes memiliki otoritas penuh terhadap pengadaan vaksin. Termasuk dalam hal ini pengadaan vaksin nusantara atau vaksin merah putih.

Meski demikian, Saleh mengingatkan, agar pemerintah tidak mempersulit penelitian vaksin buatan anak bangsa.

“Di tengah situasi embargo vaksin yang terjadi, masyarakat banyak berharap agar pemerintah dapat melakukan terobosan dan inovasi baru. Termasuk di antaranya memikirkan agar vaksin-vaksin dalam negeri dapat bermunculan. Setiap penelitian yang dilakukan, harus didukung secara bertanggung jawab. Kemenkes harus memastikan tidak ada penelitian yang dipersulit. Semua harus diperlakukan sama,” tandasnya.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com (mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami