Bunga Bangkai Setinggi 2,8 Meter Mekar di Kebun Raya Cibodas Cianjur

Bunga Bangkai Setinggi 2,8 Meter Mekar di Kebun Raya Cibodas Cianjur
Bunga Bangkai mekar di Kebun Raya Cibodas, Cianjur. ©ANTARA/Ahmad Fikri
NEWS | 13 Oktober 2021 15:32 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Bunga Bangkai koleksi Kebun Raya Cibodas (KRC) di Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, yang mekar setinggi 289 sentimeter dengan lebar penuh 128 sentimeter, menjadi pusat perhatian wisatawan yang sengaja datang berkunjung untuk melihat bunga langka tersebut.

"Bunga dari spesimen dengan nomor koleksi 76i sudah menunjukkan tanda akan mekar sejak awal bulan Agustus, hingga pada Rabu dini hari akhirnya mekar dengan sempurna untuk ketiga kalinya sejak awal penanaman beberapa tahun yang lalu," kata General Manager PT Mitra Natura Raya KRC, Marga Anggrianto, Rabu (13/10).

Ia menjelaskan, bunga bangkai yang mekar dalam waktu empat tahun sekali dan memiliki karakteristik yang tidak dapat diprediksi, sudah terlihat mulai pecah kelopak sejak satu hari sebelumnya, hingga mekar sempurna. Sebelumnya tahun lalu, bunga dengan jenis yang sama sempat mekar sempurna dan lebih tinggi.

Dibandingkan tahun sebelumnya, ungkap dia, bunga bangkai yang mekar saat ini, ukuran dan tingginya lebih kecil dibandingkan tahun lalu, di mana bunga bangkai yang mekar bulan Mei, memiliki garis tengah kelopak (spatha) dengan posisi mekar penuh 166 sentimeter dan tinggi 352 sentimeter.

"Hingga saat ini, KRC memiliki 13 spesimen bunga bangkai, terdiri dari satu spesimen yang merupakan indukan hasil pengkoleksian berupa umbi, sedangkan 12 spesimen lainnya hasil perbanyakan dari biji sejak 2003," kata Marga seperti dikutip dari Antara.

Tanaman dengan nama latin Amorphohallus titanum (Becc) termasuk dalam kategori tumbuhan langka berdasarkan klasifikasi Internasional Union For Conservation Of Nature (IUCN) dan keberadaannya dilindungi dengan Peraturan Pemerintah Nomer 7 tahun 1999.

"Bunga yang mekar terlihat indah dengan tongkol berwarna kuning dikelilingi seludang bunga atau spatha yang berwarna merah keunguan. Mekarnya bunga bangkai akan bertahan sempurna dalam lima hari jika kondisi cuaca panas, kalau turun hujan tidak akan lama paling sampai dua hari," katanya.

Bagi pengunjung yang hendak melihat bunga bangkai yang mekar sempurna, tidak dapat dilakukan dari dekat, namun cukup dibalik pagar yang dibangun di sekitar pusat konservasi bunga bangkai. Bahkan pihaknya mengimbau pengunjung untuk tidak menyentuh atau merusak bunga yang sedang mekar tersebut.

Sementara Suryatna (50) wisatawan asal Bogor, sengaja datang ke KRC bersama keluarga untuk melihat mekarnya bunga bangkai yang masuk dalam tanaman langka di dunia. Setiap tahun, ketika bunga bangkai mekar, meski mengeluarkan bau busuk menyengat, tidak mengurangi minat mereka untuk melihat.

"Tidak hanya untuk hiburan atau liburan, setiap bunga bangkai mekar, anak-anak selalu kami ajak, agar mendapat ilmu juga sekaligus bertamasya. Kebetulan saya dan istri, senang sekali dengan tumbuhan terutama yang langka. Ini kali ketiga kami sekeluarga melihat langsung bunga bangkai mekar," katanya. (mdk/bal)

Baca juga:
Penampakan Bunga Bangkai Tumbuh di Pekarangan Warga Cipete
Warga di Deli Serang Temukan Bunga Bangkai Setinggi 1,3 Meter, Begini Penampakannya
Bunga Bangkai Tumbuh di Taman SDN Penularan Solo
Bunga Bangkai Raksasa Mekar di Kebun Pinang Warga Agam

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami