Buntut Debat dengan Emil Salim, Profil Arteria Dahlan 'Dibajak' Netizen

PERISTIWA | 10 Oktober 2019 10:12 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Netizen geram dengan tingkah Politikus PDIP Arteria Dahlan. Bagaimana tidak, lewat salah satu program di televisi nasional, Arteria terlibat perdebatan sengit dengan Emil Salim, yang pernah menjabat sebagai menteri era Presiden Soeharto.

Dalam perdebatan yang membahas Perppu KPK, Arteria nampak emosional. Nada bicaranya semakin lama makin meninggi, bahkan sampai menunjuk-nunjuk dan menyebut Emil sesat.

Polah Arteria itu sempat menjadi trending topic di jagat media sosial twitter. Tak hanya itu, profil Arteria di wikipedia 'dibajak' netizen.

"Arteria Dahlan, S.T., S.H., M.H.B.A.C.O.T adalah seorang tukang bacot pengacara dan politisi yang gila hormat di Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.Yak pokoknya buat keluarga beliau.. SABAR aja ya.. Gua yang bukan siapa-siapa aja malu apalagi kalian.. Sabar ya," demikian profil Arteria di Wikipedia seperti dikutip merdeka.com, Kamis (10/10).

©2019 Merdeka.com

Dalam potongan video di media sosial, Arteria tidak hanya beradu argumen dengan Emil Salim, bahkan Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas, Feri Amsari tak diberi kesempatan bicara.

1 dari 2 halaman

Sujiwo Tejo Minta Megawati Minta Maaf Atas Tingkah Arteria

Sujiwo Tejo melalui akun Twitternya menyinggung mengenai sikap Arteria dalam diskusi tersebut. Bahkan, budayawan sekaligus dalang itu meminta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk meminta maaf kepada Emil Salim atas perbuatan kader partainya tersebut.

"Mbak Mega sebaiknya minta maaf kepada Bapak Emil Salim atas perlakuan kasar anggotanya terhadap sesepuh kita bersama itu. Bahkan bila salah pun, orangtua tak boleh dikasari. Begitu adab kita mengajar. Permintaan maaf langsung dari yg bersangkutan, sudah tidak level lagi, Mbak," tulis @sudjiwotedjo.

2 dari 2 halaman

Rocky Gerung Sebut Aretria Watchdog

Selain itu, dosen filsafat Universitas Indonesia, Rocky Gerung juga menyindir kebiasaan 'ngamuk di studio' dalam kicauannya. Bahkan, dia mengingatkan, DPR bertugas untuk mengingatkan Presiden, bukan malah memarahi rakyat.

"Si anggota DPR itu adalah watchdog (anjing pengawas). Tugasnya adalah menggonggongi Presiden. Bukan menyalak pada tuannya, yaitu rakyat," tulis @rockygerung. (mdk/rhm)

Baca juga:
Debat soal Perppu KPK, Arteria Dahlan Sampai Tunjuk-Tunjuk Emil Salim
Politikus Arteria Dahlan Tak Setuju Jokowi Terbitkan Perppu UU KPK, Ini Alasannya
Kemenag dibilang 'bangsat', Menag sudah laporkan Arteria Dahlan ke MKD
Arteria Dahlan usul DPR bentuk Pansus travel umrah nakal
Soal Arteria Dahlan maki Kemenag, MUI minta politisi tampilkan politik santun
Setelah maki Kementerian Agama, Arteria Dahlan minta maaf