Bunuh Ibu Kos, Pemuda Ini Gasak Perhiasan dan Uang untuk Kabur ke Bali

Bunuh Ibu Kos, Pemuda Ini Gasak Perhiasan dan Uang untuk Kabur ke Bali
PERISTIWA | 25 Februari 2020 07:04 Reporter : Eko Prasetya

Merdeka.com - Kepolisian Resor Tulungagung, Jawa Timur menangkap pelaku tunggal pembunuhan Miratun, seorang janda dan ibu kos di Ngunut, Tulungagung. Diduga, peristiwa itu bermotif pencurian disertai kekerasan.

Pelaku pembunuhan adalah seorang pemuda asal Kabupaten Hulu, Kalimantan Selatan bernama Dicky Febrianto. Pelaku pernah menyewa kamar indekos di rumah korban selama tiga hari, namun kemudian pergi tanpa pamit dengan menggondol uang Rp4 juta dan sejumlah perhiasan kalung yang disimpan di dalam lemari baju.

"Hasil olah TKP dan pengakuan tersangka ini, dia awalnya hanya berniat mencuri untuk kedua kalinya. Namun karena yang dicari tidak ada, dia mengincar perhiasan yang dikenakan korban," kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, seperti dilansir Antara, Senin (24/2).

Kekerasan itu dilakukan pelaku sendirian dengan cara mencekik leher korban. Setelah korbannya tidak berdaya dan diduga mati lemas, Dicky melucuti perhiasan yang dikenakan mantan ibu kosnya itu.

"Tersangka ini awalnya datang ke Tulungagung untuk mencari kerja. Dia ke rumah pamannya di Ngunut, lalu mencarikannya ke tempat kos korban," kata Pandia.

Jasad Miratun kemudian ditemukan terbungkus kasur yang ada di dalam kamarnya. Polisi mengidentifikasi keterkaitan kasus pembunuhan tersebut dengan tersangka Dicky dengan melacak jejak pencurian sebelumnya yang mengarah ke pemuda itu.

"Perhiasan hasil pencurian itu lalu dijual seharga Rp7 juta dan digunakan tersangka ke Bali," kata Pandia.

Dari identifikasi itu, polisi kemudian memburu Dicky dan menangkapnya di sebuah rumah indekos di Surabaya. Tersangka kini ditahan. Dia dijerat pasal 365 dan 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (mdk/eko)

Baca juga:
Usai Bunuh Dukun Pengganda Uang, Nanda Serahkan Diri ke Polres Karawang
Diduga Stres Karena Cinta Ditolak, Pemuda Wonogiri Hajar Ibu Hingga Tewas
Gara-Gara Utang Rp200 Ribu, Suami Istri di Inhu Bunuh Nenek
Seorang PSK di Subang Ditemukan Tewas di Warung Remang-Remang
Berkas Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin Diserahkan ke Jaksa
Upaya Damai Akibat Kecelakaan Gagal, Bapak dan Anak di Musi Rawas Bunuh Tetangga

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami