Bupati Alor Kutuk Tindakan Guru Aniaya Siswa SMP hingga Tewas

Bupati Alor Kutuk Tindakan Guru Aniaya Siswa SMP hingga Tewas
ilustrasi garis polisi. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 28 Oktober 2021 00:30 Reporter : Ananias Petrus

Merdeka.com - Bupati Alor Amon Djobo angkat bicara terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan guru SMP Negeri Padang Panjang, Kecamatan Alor Timur, SK alias Stev yang mengakibatkan siswa berinisial MM (16) meninggal dunia. Dia menyesalkan dan mengutuk kejadian itu.

"Saya mengutuk tindakan dugaan penganiayaan yang dilakukan guru terhadap siswa hingga meninggal," tegas Amon Djobo, Rabu (27/10).

Dia mengatakan, tindakan kekerasan tidak boleh terjadi di lingkungan pendidikan. Ia kecewa karena masih ada guru yang melakukannya.

"Harusnya guru sebagai pendidik memberikan sanksi yang edukatif kepada siswa, bukan asal main pukul saja," ujarnya.

Amon telah memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Alor agar memberi sanksi pemecatan terhadap SK. Guru non-PNS yang mengajar bidang studi Bahasa Inggris itu pun telah dipecat.

Dia berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi dunia pendidikan di Kabupaten Alor. Peristiwa serupa tidak boleh terjadi lagi.

Amon juga menyampaikan rasa duka mendalam atas meninggal MM. "Tentunya saya turut berduka dan menyesal atas peristiwa ini," ungkapnya.

Sebelumnya, MM (16), dinyatakan meninggal dunia, Selasa (26/10) sekitar pukul 10.00. Dia diduga dianiaya SK, karena tidak mengerjakan PR.

Polisi telah menahan SK. "Keluarga korban dan keluarga pelaku sangat kooperatif menyerahkan penanganan selanjutnya, sesuai hukum yang berlaku kepada kepolisian," jelas Kapolres Alor AKBP Agustinus Christmas . (mdk/yan)

Baca juga:
Guru Penganiaya Siswa SMP di Alor NTT Hingga Tewas Dipecat Oleh Disdik
Dianiaya Guru, Siswa SMP di Alor Akhirnya Meninggal Dunia
Gara-Gara Tidak Kerjakan PR, Siswa SMP di Alor Dipukul Guru Hingga Alami Luka
Aniaya Anak Buah di Depan Orang Banyak, Begini Nasib Kapolres Nunukan Kini
Coba Rebut Kembali Ponsel yang Dirampok, Pemuda di Depok Tewas Dicelurit Begal
Ini Dugaan Penyebab Kapolres Nunukan Aniaya dan Mutasi Anggota

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami