Bupati Berau Muharram Meninggal Akibat Covid-19

Bupati Berau Muharram Meninggal Akibat Covid-19
PERISTIWA | 22 September 2020 18:04 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Kabar duka datang dari Kalimantan Timur. Bupati Berau Muharram, sore ini meninggal di usia 52 tahun, dalam perawatan isolasi Covid-19 RS Pertamina Balikpapan, setelah dirawat kurang lebih 2 pekan.

Muharram wafat sekira pukul 16.45 WITA. Beberapa hari sebelumnya, kondisi Muharram sempat menurun. Tim medis sudah berupaya maksimal.

Kepastian meninggalnya Bupati Muharram disampaikan langsung Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo. Jika memungkinkan, Pemkab mengupayakan pemakaman almarhum dilakukan di Berau.

"Kita akan coba koordinasi dengan Dinas Kesehatan Balikpapan. Kalau boleh (jenazah dimakamkan) di Berau. Saya sudah koordinasi dengan kepolisian," kata Agus di Tanjung Redeb, Berau, Selasa (22/9).

Bupati Muharram dinyatakan terkonfirmasi positif 9 September 2020. Diketahui, almarhum juga memiliki Comorbid, seperti Diabetes Melitus.

"Rumah sakit sudah berusaha namun Allah berkehendak lain," kata Kepala Dinas Kesehatan Iswahyudi.

Diberitakan sebelumnya, Rabu (9/9) malam, Bupati Muharram menyatakan dirinya terkonfirmasi positif Covid-19, melalui video berdurasi 3 menit 59 detik. Gejala yang dialami adalah batuk dan flu. Setelah sempat dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan, Muharram pindah ke RS Pertamina.

"Saya sedang mengikuti tes kesehatan di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan. Saat proses pemeriksaan kesehatan, di waktu bersamaan, rumah sakit melakukan swab ke saya. Ternyata, terkonfirmasi positif Covid-19," kata Muharram, Rabu (9/9). (mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami