Bupati Jepara Ditahan KPK, Ganjar Minta Wakil Bupati Ambil Alih Kepemimpinan

PERISTIWA | 14 Mei 2019 20:43 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Wakil Bupati Kabupaten Jepara, Dian Kristiandi ditunjuk menjadi pelaksana tugas (Plt) Bupati Jepara menggantikan Achmad Marzuqi yang ditahan KPK dalam dugaan suap kepada hakim. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, langkah ini diambil sesuai dengan amanat perundang-undangan.

"Nanti Wakil Bupati akan menjalankan tugas sebagai Plt. Aturan undang-undang sudah mengatur seperti itu," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Selasa (14/5).

Ganjar telah berkomunikasi dengan Dian Kristiandi untuk segera melanjutkan estafet kepemimpinan di Jepara. Tujuannya agar pelayanan masyarakat tidak terhenti karena kepala daerah tersangkut kasus hukum.

"Saya sudah komunikasi pada Wakil Bupati untuk segera mengambil langkah-langkah pengelolaan pemerintahan. Biar tidak terjadi kebingungan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan," ujarnya.

Seperti yang terjadi sebelumnya, sejumlah kepada daerah tersangkut hukum, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu.

"Nanti jalan saja, mekanis saja seperti dulu kejadian di Kota Tegal, Kebumen, Purbalingga," ucapnya.

Sekedar diketahui, Bupati Jepara, Achmad Marzuqi ditahan KPK pada Senin (13/5). Marzuqi ditahan atas kasus dugaan suap kepada Hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang yang juga menjadi tersangka dalam kasus ini, yakni Hakim Lasito.

Kasus ini bermula saat Ahmad Marzuqi ditetapkan sebagai tersangka Bantuan Partai Politik (Banpol) PPP di Jepara tahun 2011-2014 oleh Kejati Jateng. Atas penetapan tersangka itu, Marzuqi melakukan upaya hukum gugatan praperadilan.

Dalam sidang praperadilan di PN Semarang, hakim yang menangani perkara itu, Lasito menyatakan bahwa penetapan tersangka Ahmad Marzuqi tidak sah dan harus dibatalkan. Ternyata, agar statusnya gugur, Ahmad Marzuqi memberikan suap kepada Hakim Lasito.

Marzuqi diketahui memberikan suap sebesar Rp 700 juta kepada Lasito. Uang itu diberikan dua tahap, pertama Rp 500 juta diberikan dalam bentuk rupiah dan sisanya Rp 200 juta diberikan dalam pecahan dolar Amerika Serikat. (mdk/noe)

Baca juga:
Usai Diperiksa, Ahmad Marzuqi Resmi Jadi Tahanan KPK
KPK Periksa Bupati Jepara Terkait Kasus Suap
KPK Tahan Hakim PN Semarang
KPK Kembali Periksa Bupati Jepara Terkait Suap Hakim PN Semarang
KPK Belum Tahan Bupati Jepara Usai Diperiksa Terkait Kasus Suap PN Semarang
Dikejar Wartawan, Bupati Jepara Dihujani Sejumlah Pertanyaan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.