Bupati Pegunungan Arfak Singgung Pemekaran Wilayah, Ini Jawaban Jokowi

PERISTIWA | 27 Oktober 2019 21:06 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Bupati Pegunungan Arfak, Yosias Saroy memanfaatkan kunjungan pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke wilayahnya untuk perbaikan akses jalan dan infrastruktur. Tak hanya itu, dia juga menyinggung soal pemekaran kabupaten dan distrik kepada Jokowi.

"Ada pemekaran distrik dan kabupaten," ucap Yosias Saroy kepada Jokowi di Lapangan Irai Kabupaten Pegunungan Arfak Papua Barat, Minggu (27/10).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun meminta agar Yosias serta masyarakat bersabar. Pemerintah, kata Jokowi, bakal mengutamakan pemekeran distrik terlebih dahulu.

"Nanti, distriknya dulu, kabupatennya nanti dulu. Jangan semuanya diminta, semuanya. Ya? Satu-satu. Saya selesaikan," kata Jokowi.

Kabupaten Pegunungan Arfak sendiri merupakan hasil pemekeran dari Kabupaten Manokwari. Wilayah yang dikenal dengan julukan 'Negeri Diatas Awan' itu saat ini memiliki 10 distrik dan 162 desa.

"Nanti kita lihat lagi, dua tahun, saya evaluasi. Nanti, kalau masih ada yang perlu diselesaikan, nanti akan kita kerjakan," tutur Jokowi.

Sementara terkait pemekaran di Provinsi Papua Barat, mantan Walikota Solo itu mengaku dirinya menunggu usulan dari rakyat. Apabila usulan tersebut telah tiba di meja kerjanya, dia berjanji akan segera memutuskannya.

"Saya menunggu, saya menunggu usulan dari bawah. Ini bukan dari atas ke bawah, nanti dari bawah usulannya ke saya seperti apa. Kalau sudah sampai ke saya akan segera kita putuskan," jelas Jokowi.

Reporter : Lizsa Egeham (mdk/noe)

Baca juga:
Disinggung Penyelesaian Pelanggaran HAM Papua, Jokowi Minta Wartawan Tanya Mahfud MD
Jokowi Beri Tugas Mendagri Tito Karnavian untuk Bangun Pegunungan Arfak
Pertama Kali ke Pegunungan Arfak, Jokowi Terpukau Lihat Danau Anggi
Jokowi Prioritaskan Bangun Jalan Aspal Manokwari ke Pegunungan Arfak
Reaksi Jokowi Belanja Markisa Seharga Rp 500.000 di Pasar Pegunungan Arfak
Pakar Nilai Jokowi Perlu Bentuk Lembaga Urusan Legislasi Nasional

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.