Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19, Gubernur Jatim Tunjuk Sekda Jadi Plh

Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19, Gubernur Jatim Tunjuk Sekda Jadi Plh
PERISTIWA | 27 November 2020 22:11 Reporter : Muhammad Permana

Merdeka.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menunjuk Sekretaris Daerah (Sekda) Situbondo, Syaifullah sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Situbondo. ASN tertinggi di Pemkab Situbondo itu akan mengisi kekosongan setelah bupati Situbondo, Dadang Wigarto meninggal pada Kamis (26/11) sore kemarin. Dadang meninggal karena Covid-19 setelah 3 hari dirawat di RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo.

"Iya benar, suratnya sudah saya terima hari ini. Normatifnya memang seperti itu,” ujar Syaifullah saat dikonfirmasi pada Jumat (27/11).

Syaifullah akan mengisi kekosongan kepemimpinan selama sekitar 9 hari. Yakni hingga berakhirnya masa cuti Wakil Bupati Situbondo, Yoyok Mulyadi pada 5 Desember 2020 mendatang. Yoyok berstatus non aktif karena sedang cuti kampanye untuk mengikuti Pilkada Situbondo yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.

Perihal cutinya Yoyok sebagai calon bupati (cabup) juga menjadi salah satu pertimbangan dalam SK Gubernur yang ditandatangani pada Kamis (26/11) itu. Karena “hanya” berstatus Plh, Syaifullah hanya bertugas melaksanakan tugas sehari-hari bupati untuk kemudian dilaporkan kepada Gubernur. Selaku Plh bupati, Syaifullah tidak berhak mengambil keputusan yang bersifat strategis.

Baca Selanjutnya: Meninggal Jelang 3 Bulan Purna...

Halaman

(mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami