Buya Syafii Berpulang, Jusuf Kalla: Ini Kehilangan Bangsa

Buya Syafii Berpulang, Jusuf Kalla: Ini Kehilangan Bangsa
JK saat menjenguk Buya syafii. ©2019 Merdeka.com/purnomo edi
NEWS | 27 Mei 2022 12:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla atau JK menyampaikan duka mendalam atas wafatnya mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif yang dikenal Buya Syafii Maarif. Baginya, ini menjadi kehilangan seluruh bangsa Indonesia atas sosok tersebut.

"Innalillahi wainnailailhi rojiun. Pertama-tama kami sekeluarga dan juga seluruh pengurus Dewan Masjid Indonesia menyampaikan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah almarhum Bapak Syafii Maarif yang menjadi guru bangsa, negarawan, dan pembimbing kita semuanya," tutur Jusuf Kalla kepada wartawan, Jumat (27/5).

Jusuf Kalla menyebut, Buya Syafii telah banyak berjasa bagi bangsa Indonesia, baik di organisasi Muhammadiyah juga untuk seluruh rakyat. Dia pun mengajak seluruh masyarakat mendoakan atas berpulangnya almarhum.

"Semoga beliau mendapat tempat yang sangat tinggi di sisi-Nya dan juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan itu dapat mendapatkan rahmat Allah SWT. Sesungguhnya kehilangan ini merupakan kehilangan bangsa, karena beliau selalu memikirkan bukan hanya dirinya tapi bangsa yang selalu menjadi pikiran keresahan almarhum," jelas dia.

Jusuf Kalla juga berharap perjuangan almarhum Buya Syafii dapat terus melekat dalam diri setiap generasi bangsa Indonesia.

"Mudah-mudahan seluruh bangsa mendoakan beliau dan insyaallah kita semua juga akan memberikan dorongan semangat agar cita-cita daripada almarhum itu dapat dicapai seluruh bangsa ini," ucap Jusuf Kalla.

2 dari 2 halaman

Menko Polhukam Sampaikan Belasungkawa

Menko Polhukam Mahfud Md turut mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Buya Syafii Maarif. Mahfud turut merasa kehilangan atas wafatnya mantan Ketua PP Muhammadiyah itu.

"Innalillah wa inna ilaihiraji'un. Telah wafat Buya Ahmad Syafii Maarif, mantan Ketua PP Muhammadiyah pada hari ini jam 10.15 di Yogyakarta," ujar Mahfud dalam keterangannya, Jumat (27/5).

Mahfud menyebut, Buya Syafii merupakan salah satu tokoh terbaik yang dimiliki bangsa Indonesia. Mahfud berharap Buya Syafii meninggal dalam keadaan husnul khatimah.

"Umat Islam dan bangsa Indonesia kehilangan lagi salah seorang tokoh besarnya. Semoga Buya Syafii diampuni segala dosanya dan mendapat surga-Nya," kata Mahfud.

Buya Syafii Maarif meninggal dunia pada Jumat, 27 Mei 2022 pukul 10.15 WIB. Kabar ini disampaikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dalam akun twitternya.

"Muhammadiyah dan bangsa Indonesia berduka. Telah wafat Buya Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif pada hari Jumat tgl 27 Mei 2022 pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping," tulis Haedar.

Dia mendoakan agar Buya Syafii Maarif meninggal dalam keadaan husnul khatimah dan diterima amal ibadahnya.

"Mohon dimaafkan kesalahan beliau dan doa dari semuanya," lanjutnya.

Reporter: Nanda Perdana Putra/Liputan6.com. (mdk/yan)

Baca juga:
Menag Berduka Buya Syafii Berpulang: Indonesia Kehilangan Guru Bangsa
Buya Syafii Sosok yang Selalu Dibutuhkan Presiden
Buya Syafii Maarif Meninggal Dunia, Ini Kisah Perjalanan Hidupnya
30 Kata-kata Buya Syafii Maarif, Sosok Guru Bangsa yang Sederhana
Buya Syafii Mengajarkan Banyak Hal, Tetap Sederhana Meski Jabatan Mentereng
Buya Syafii Akan Disemayamkan di Masjid Gedhe Kauman

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami