Buya Syafii Soal Edaran MUI Jatim Terkait Pengucapan Salam: Kitakan Bangsa Plural

PERISTIWA | 11 November 2019 08:05 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Tokoh senior Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif angkat bicara mengenai surat edaran dari MUI Jawa Timur agar menghindari pengucapan salam dari semua agama. Buya Syafii mengingatkan bahwa Indonesia sebagai negara Bhinneka Tunggal Ika.

Buya Syafii menyarankan agar tak membuat sebuah aturan yang terlalu ketat seperti yang dibuat oleh MUI Jawa Timur. Buya Syafii menilai surat edaran dari MUI Jawa Timur itu sebagai sesuatu yang janggal.

"Saya rasa janggal kalau terlalu ketat begitu. Kitakan bangsa yang plural. Kita Bhinneka Tunggal Ika," ujar Buya Syafii di Sleman, Minggu (10/11).

Buya Syafii menerangkan, bahwa nonmuslim pun kerap mengucapkan salam saat membuka sebuah acara.

"Mereka yang non muslim juga kadang-kadangkan memakai salam juga. Jangan terlalu ketat," urai Buya Syafii.

Buya Syafii meminta lebih baik masyarakat menjaga keutuhan bangsa dan menjaga kebersamaan.

"Kita harus menjaga keutuhan bangsa, kebersamaan kita. Kita tidak boleh eksklusif, tapi selalu inklusif," tegas Buya Syafii. (mdk/lia)

Baca juga:
MUI Tak Permasalahkan Menag Anjurkan Khotib Doa Pakai Bahasa Indonesia
MUI Sarankan Menag Diskusi dengan Ulama Soal Larangan Bercadar dan Celana Cingkrang
MUI Harap Menag Fachrul Razi Jalin Komunikasi dengan Ormas Keagamaan Lain
MUI Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku dan Akun Crosshijaber yang Bikin Resah
Mau Bikin Fitur Syariah, LinkAja Minta Izin MUI Hingga BI
MUI Minta Polisi Jangan Pukuli dan Injak-Injak Mahasiswa yang Demo

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.