Cabuli Murid, Guru di Banyuasin Ditangkap Warga Lalu Dibawa ke Polisi

Cabuli Murid, Guru di Banyuasin Ditangkap Warga Lalu Dibawa ke Polisi
ilustrasi pencabulan. ©2013 Merdeka.com
PERISTIWA | 1 September 2020 08:32 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kasus dugaan pencabulan menodai dunia pendidikan di Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel). Pelaku pencabulan diduga merupakan oknum guru Bimbingan Konseling (BK) di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Sembawa Banyuasin.

Oknum guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) tersebut berinisial HB (53). Terduga pelaku tersebut diduga melakukan pencabulan terhadap S (13), salah satu murid perempuannya.

Dari informasi yang diperoleh, korban datang ke sekolah untuk menanyakan perihal tugas yang diberikan secara daring. Lokasi sekolah tersebut berada di Desa Muara Damai, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Bayuasin.

Korban S masuk ke ruang TU dan menemui HB untuk mendapatkan informasi tersebut. Diduga karena kondisi sepi, HB melakukan tindakan asusila. Oknum guru tersebut menciumi korban yang tak berani melakukan perlawanan.

“Setelah saya cium, dia langsung pulang ke rumahnya. Tak lama kemudian, para warga datang ke sekolah dan menemui saya,” ucapnya, saat diinterogasi di Mapolres Banyuasin Sumsel, Senin (31/8).

Belasan warga langsung mengamuk dan menyeret tubuh oknum guru tersebut ke luar sekolah. Para warga yang diselimuti emosi, akhirnya membawa HB ke Mapolres Banyuasin.

Baca Selanjutnya: HB mengakui dirinya khilaf saat...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami