Calon TKI Ilegal Diselundupkan ke Malaysia lewat Kepri

PERISTIWA | 27 Februari 2019 07:34 Reporter : Eko Prasetya

Merdeka.com - Polda Provinsi Kepulauan Riau menyatakan sindikat penyelundupan tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal ke Malaysia memanfaatkan Kepri sebagai tempat penampung dari daerah asal sebelum dikirim ke Malaysia sebagian besar melalui jalur tidak resmi.

"Sindikat ada perekrut, penampung dan pengirim. Perekrut ada di wilayah luar Kepri, sebagian besar di NTB, NTT, Jatim--paling banyak dari Madura dan Jabar," tutur Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kepri Kombes Pol Hernowo Yulianto di Batam, seperti dilansir Antara, Selasa (27/2).

Dari sejumlah lokasi perekrutan itu, calon TKI ilegal kemudian diterbangkan ke Kepri. Yakni sebagian besar di Batam dan disiapkan tempat penampungan yang mengurus administrasi dan keperluan untuk diberangkatkan ke Malaysia.

Setelah keperluan untuk pemberangkatan selesai diurus, dalam beberapa hari calon TKI diserahkan kepada pihak pengirim. Hernowo mengatakan terdapat dua jalur pengiriman, yakni jalur resmi yang datang ke Malaysia melalui imigrasi dengan alasan melancong serta tidak resmi melalui pelabuhan-pelabuhan tikus.

"Modus kedua sering terjadi kecelakaan karena jalur tidak resmi mengirim banyak orang dan kapasitas kapal tidak mencukupi," tutur dia.

Setelah dilakukan penggagalan, penegakan hukum atau pun penyelamatan, korban selanjutnya dipulangkan ke daerah asal korban dengan menggandeng Dinas Sosial Kepri karena jumlah calon TKI yang banyak.

Ada pun pada 2017, kasus TKI ilegal di Kepri sebanyak enam kasus dengan sembilan tersangka dan 113 korban, sementara pada 2018 terdapat sembilan kasus dengan 15 tersangka dan 200 korban.

Untuk kasus tindak pidana perdagangan orang di Kepri, selama 2017 terdapat empat kasus dengan tujuh tersangka dan 11 korban, sedangkan pada 2018 meningkat, terdapat enam kasus dengan sembilan tersangka dan 18 korban.

Baca juga:
Kasus Kematian Belasan TKI di Selat Malaka, 2 Tersangka Segera Disidang
Makam Dibongkar, Jenazah TKI Dipindahkan ke Kampung Halaman di Sumbar
1 Jenazah Bercelana Loreng di Selat Malaka Berhasil Diidentifikasi
Kapal Tenggelam di Selat Malaka Bawa 16 TKI Ilegal, 5 Masih Hilang
Mayat Terapung di Selat Malaka, Total 11 Jenazah Ditemukan
9 Jenazah Ditemukan Terapung di Perbatasan Malaysia, Diduga TKI Ilegal

(mdk/eko)