Capim Alexander Marwata Usulkan Pemeriksaan Saksi KPK Berjalan Senyap

PERISTIWA | 12 September 2019 17:55 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Calon pimpinan KPK petahana, Alexander Marwata menyampaikan kinerja lembaga antirasuah berjalan senyap. Karena, saat KPK memanggil seseorang untuk dimintai keterangan, publikasi dilakukan seolah mengidentifikasi mereka terlibat, terlebih jika yang bersangkutan adalah penyelenggara negara.

"Mengurangi suara gaduh seperti pengumuman tersangka, atau saksi, sejatinya bisa, sepanjang berlima sepakat tidak usah memanggil saksi harus diumumkan," katanya saat uji kelayakan dengan Komisi III di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/9).

Dia mengamini hal tersebut perlu evaluasi di periode selanjutnya agar tak ada suara gaduh. Alex yakin KPK bisa melakukan hal yang sama dalam penindakan seperti dilakukan Polri dan Kejaksaan.

"Teman di kepolisian dan kejaksaan bisa, mengapa KPK engga bisa?" ujarnya.

Demi mewujudkan hal itu, KPK masih berpatok pada beleid yang menyebut lembaga independen dan bertanggung jawab kepada publik. Karenanya, semua kegiatan KPK harus dilaporkan ke masyarakat lewat pers.

"Jadi SOP KPK yang (membuat) seperti itu," tutup Alex.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Tolak RUU KPK, Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi di Kantor DPRD Bali
Di Depan Anggota DPR, Capim KPK Johanis Tanak Nyatakan Setuju Revisi UU KPK
Tak Terkesan dengan OTT, Alexander Marwata Ingin Pencegahan Korupsi Diperkuat
Malam Ini, DPR Akan Langsung Tunjuk 5 Pimpinan KPK Baru
Kronologi Dugaan Pelanggaran Etik Irjen Firli di KPK hingga Ditarik Kapolri
Alexander Marwata: Tiga Pimpinan KPK Sepakat Kasus Firli Bahuri Disetop
Pimpinan KPK: DPR dan Pemerintah Diam-diam Berkonspirasi Melucuti Kewenangan

(mdk/fik)