Capim Roby Arya Sepakat Revisi UU KPK

PERISTIWA | 13 September 2019 00:02 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Calon pimpinan KPK Roby Arya memberikan pandangan terkait revisi UU KPK dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR. Dia menegaskan setuju dengan revisi tersebut.

Roby mengungkapkan, salah satu yang harus dimasukan adalah pembentukan dewan pengawas. Serta, pemberian KPK kewenangan untuk mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3).

"Karena kalau nggak diawasin seperti sekarang ini penyadapan liar ya. Kita enggak tahu apa yang di dalamnya yang sedang saya dengar yang ada hubungannya dengan kasus juga disadap juga jangan bapak bapak juga lagi bicara politik dan bisa kan ini melanggar hak asasi itu ya," jelasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/9).

Soal SP3, Roby mengatakan, penyidik harus memberikan kepastian hukum kepada tersangka.

"Saya akan minta kepada penyidik orang-orang yang mangkrak proses pidana tidak harus menghukum tapi kalau dia bersalah tidak bersalah harus dibebaskan itu karena dia nggak ada kepastian hukum," kata PNS Setneg tersebut.

Roby juga mengkritisi operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Dia sepakat OTT itu harus evaluasi karena tidak mengurangi korupsi.

"Jadi nanti kalau saya di dalam KPK penindakan itu akan saya evaluasi secara menyeluruh," tegasnya.

Roby juga bersepakat bahwa KPK ditegaskan posisinya sebagai lembaga eksekutif.

"Saya ingin KPK ini bermanfaat lagi untuk pemerintah untuk presiden ya bukan jadi musuh eksekutif menakutkan kepala daerah para menteri DPR yang membuat mereka tidak bisa bekerja," pungkasnya.

Baca juga:
Klarifikasi Irjen Firli di Hadapan Anggota DPR soal Pertemuan dengan TGB
Akui Bertemu Megawati, Irjen Firli Bantah Bahas Pencalonan Capim KPK
Masinton Usulkan Wadah Pegawai KPK Diisi Aparatur Sipil Negara
Senyum Roby Arya Saat Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan Capim KPK
Firli Ungkap Kedekatan dengan PDIP di Uji Kelayakan dan Kepatutan Capim KPK
Ekspresi Irjen Firli Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan Capim KPK
Komisi III DPR Ramai-Ramai Puji Capim Irjen Firli

(mdk/fik)