Cara Helmi Hasan Wujudkan Bengkulu Bahagia Lewat Program 1000 Jalan Mulus

Cara Helmi Hasan Wujudkan Bengkulu Bahagia Lewat Program 1000 Jalan Mulus
PERISTIWA | 6 Agustus 2020 08:03 Reporter : Roymond

Merdeka.com - Di awal kepemimpinan Wali kota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Wali kota Bengkulu Patriana Sosialinda Periode 2013-2018 berkomitmen melaksanakan program APBD untuk rakyat. Salah satunya adalah pembangunan 1000 (seribu) jalan mulus. Apalagi untuk saat itu Helmi Hasan optimis pembangunan 1.000 jalan mulus akan melampaui target.

Berdasarkan data, sepanjang berdirinya Kota Bengkulu belum pernah terjadi penganggaran spektakuler pembangunan infrastruktur sebagaimana alokasi tahun 2016.

Pada tahun 2012 misalnya, anggaran untuk infrastruktur hanya Rp 38 miliar. Di bawah kepemimpinan Helmi Hasan anggaran naik menjadi Rp 230 miliar atau sebesar 600 persen selama 3 tahun terhitung dari dilantiknya Helmi Hasan pada Januari 2013.

Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan memang berkomitmen untuk terus melaksanakan visi APBD untuk Rakyat. Sebagai buktinya, pemerintah tetap akan memprioritaskan anggaran pembangunan untuk mendukung infrastruktur jalan pada APBD Perubahan tahun 2016.

Pada tahun 2017, dari anggaran sebesar Rp 280 miliar, Dinas PUPR mengerjakan sebanyak 6 titik jalan. Adapun lokasi tersebut berada di Jalan Raflesia Nusa Indah, Jalan Flamboyan Skip, Jalan Iskandar Tengah Padang, Jalan Kapuas, Jalan Semangka dan Jalan di kawasan Padang Serai. Jumlah ini belum termasuk 438 titik jalan lingkungan yang sudah mulus.

Tidak cukup sampai di situ, untuk menyempurnakan fisik jalan serta perbaikan jalan di titik yang belum tersentuh di tahun 2017, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Syafriandi meminta agar ada penambahan anggaran di tahun berikutnya, sehingga seluruh jalan Kota Bengkulu mulus.

jalanan di kota bengkulu

Jalanan di Kota Bengkulu ©2020 Merdeka.com

Pada tahun 2018 Program 1000 jalan mulus Kota Bengkulu kembali berlanjut. Kali ini Komplek Perumahan Taman Kita 4, Kelurahan Dusun Kandang yang jadi sasaran. Dinas PUPR Kota Bengkulu langsung mengerahkan alat berat dan angkutan material.

Ini merupakan jalan yang dibangun secara swakelolah oleh Dinas PUPR Kota Bengkulu melalui anggaran APBD 2018. Sebelumnya Komplek Perumahan Taman Kita 4 sudah dilimpahkan pertanggungjawabannya kepada pihak Dinas PUPR Kota Bengkulu.

Program 1.000 jalan mulus ini diinisiasi oleh pemerintahan Helmi Hasan-Patriana Sosialinda. Sejak diluncurkan, program ini langsung mendapat apresiasi dari masyarakat. Sebab permasalahan infrastruktur perkotaan terutama sarana jalan selalu menjadi sasaran kritik oleh masyarakat.

Tepat 24 September 2018, Helmi Hasan dan Dedy Wahyudi dilantik oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu. Di bawah kepemimpinan duet Helmi-Dedy, Kota Bengkulu kembali berbenah dan mempercantik diri.

Setelah sukses di periode pertama, Wali kota Bengkulu Helmi Hasan kembali menunjukkan perhatian untuk warga di periode kedua jabatannya dengan melanjutkan program 1000 jalan mulus. Belum meratanya pembangunan peningkatan jalan, menjadikan 1000 jalan mulus program unggulan duet Helmi-Dedy.

1000 Jalan mulus sangat dirasakan masyarakat. Semua masyarakat merasa bahagia saat jalan lingkungan yang selalu dilewati menjadi mulus dengan kualitas yang terbaik. Tentunya mempermudah akses transportasi masyarakat.

Pada 2019, Pemerintah Kota Bengkulu menganggarkan peningkatan pelebaran jalan yang saat itu sedang dalam tahap pengerjaan. Sepanjang 1,1 Km dari jalan Kapuas hingga Asahan menggunakan dana ABBD 2019 dengan anggaran dana Rp 15 miliar untuk peningkatan kualitas jalan. Baik itu pelebaran jalan, pembuatan trotoar hingga lampu jalan.

Berlanjut ke tahun ini, Pemerintah Kota melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu kembali melanjutkan proyek jalan mulus senilai Rp 50 miliar yang sudah ada pemenang lelangnya. Diketahui proyek sebesar Rp 50 miliar ini anggarannya awalnya bersumber dari pinjaman Pemkot Bengkulu ke Bank Jawa Barat dan Banten (BJB).

Namun, setelah adanya Pandemi Covid 19 yang melanda Kota Bengkulu, Pemkot melakukan realokasi anggaran sebesar Rp 204 miliar, yang termasuk di dalamnya pemotongan anggaran untuk pembayaran angsuran pinjaman BJB tersebut. Sehingga peminjaman pun batal. Tetapi saat ini Dinas PUPR tetap melanjutkan proyek jalan mulus tersebut dengan cara akan meminjam uang kepada pihak ketika dan akan dibayar pada APBD 2021.

Saat ini pihak PUPR sudah melakukan koordinasi dengan pihak ketiga, dan pihak ketiga sudah menyanggupi hal itu. Apabila pendanaan tidak tersedia pada APBD-P 2020, maka bersedia untuk dibayar APBD 2021 mendatang. Untuk proyek Rp 50 miliar ini tersebar di beberapa titik, karena proyek ini merupakan program 1000 jalan mulus dari Wali kota.

Pembangunan infrastruktur menjadi tolak ukur kemajuan suatu daerah. Di mana dengan adanya pembangunan dan perbaikan infrastruktur akan sangat bermanfaat dirasakan masyarakat. Hal ini tentunya sesuai tekad Helmi-Dedy mewujudkan Kota Bengkulu bahagia.

(mdk/hhw)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami