Catat! Begini Aturan Wajib Diingat Masyarakat Jelang Pencoblosan

PERISTIWA » BANYUWANGI | 15 April 2019 12:56 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Dua hari lagi masyarakat Indonesia akan melakukan pencoblosan di setia Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing daerah. Pemilihan Umum secara serentak akan dilakukan pada 17 April 2019 mendatang, dari pukul 07.00-13.00.

Hal itu berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) pasal 40 ayat 1 nomor 9 tahun 2019, publik yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dapat menggunakan suaranya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) atau surat keterangan.

"Pemilih sebagaimana dimaksud pada ayat 1 memberikan suara 1 jam sebelum waktu pemungutan suara di TPS (Tempat Pemungutan Suara) berakhir," tulis dalam PKPU seperti yang dikutip merdeka.com, Senin (15/4).

Lalu, untuk menghindari kecurangan atau pemilih asing, mereka yang masuk dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK) ini hanya bisa memberikan suara di TPS sesuai alamat tinggal. Ketersediaan suara juga dipertimbangkan.

Apabila surat suara habis, pemilih akan langsung diarahkan ke TPS terdekat. TPS ini harus satu wilayah kerja dengan panitia pemungutan suara sesuai alamat tinggal pemilih.

Jika di satu tempat tersebut juga habis, pemilih akan diarahkan ke TPS lain pada kelurahan atau desa yang sama. Setelah waktu sudah menunjukkan 13.00 WIB, waktu setempat, panitia di TPS akan mengumumkan waktu pemungutan telah habis.

Mereka masih bisa memilih melewati waktu jika sedang menunggu gilirannya untuk memberikan suara dan sudah dicatat kehadirannya oleh panitia atau petugas di TPS.

"Telah hadir dan sedang dalam antrean untuk mencatatkan kehadirannya dalam formulir," tulis pada pasal 46.

Baca juga:
Kampanye Selesai, Airlangga Ucapkan Terima Kasih pada Senior Golkar
Wilayah Termarjinalkan di Tangsel Terdeteksi Rawan Politik Uang
Terendam Banjir, 682 Kotak Suara Kardus di Bogor Rusak
Masa Tenang, PDIP Banyuwangi Doa Bersama Anak Yatim
Hari Tenang, PKS Minta KPU Tak Ikut Tenang Lihat Potensi Kecurangan
Jelang Pencoblosan, Lebih dari 800 Kotak Suara Hancur di Bogor

(mdk/rhm)