Cegah Covid-19, Bandara dan Pelabuhan Labuan Bajo Ditutup 9 Hari

Cegah Covid-19, Bandara dan Pelabuhan Labuan Bajo Ditutup 9 Hari
PERISTIWA » MAKASSAR | 26 Maret 2020 03:33 Reporter : Ananias Petrus

Merdeka.com - Cegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur resmi menutup penerbangan maupun pelayaran, dari dan ke Labuan Bajo mulai Kamis (26/3) besok hingga 3 April mendatang.

Penutupan bandara udara dan pelabuhan laut ini dikeluarkan pemerintah daerah Manggarai Barat, kepada Menteri Perhubungan Republik Indonesia melalui nomor Kesra.440/94/III/2020, yang ditandatangani oleh Wakil Bupati Maria Geong, Rabu (25/3).

Surat tersebut dikeluarkan menyusul surat edaran Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor HK.02.02/II/329/2020 tertanggal 31 Januari 2020, tentang peningkatan kewaspadaan terhadap infeksi Novel Corona Virus (2019-nCov) sebagai kedaruratan kesehatan dunia.

Salah satu point yang disampaikan dalam surat itu adalah, data hasil pengamatan yang didapat per tanggal 18 Maret 2020 hingga 25 Maret 2020. Dalam kurun waktu 8 hari itu, terjadi lonjakan jumlah ODP (Orang Dalam Pengawasan) dari 7 orang menjadi 31 orang.

"Semua pasien dimaksud datang dari daerah tertular Covid-19 yaitu Denpasar, Jakarta serta Surabaya dan saat ini dua orang diantaranya sudah berstatus Pasien Dalam Pemantauan (PDP)," penegasan Bupati Maria pada poin kedua dalam suratnya.

Selain itu, persediaan Alat Pelindung Diri (APD) serta fasilitas kesehatan lainnya, belum memadai menjadi pertimbangan Bupati Mabar sehingga mengeluarkan surat tersebut.

"Persediaan fasilitas Alat Pelindung Diri (ADP) dan fasilitas kesehatan lainnya belum seluruhnya tersedia (masih dalam proses pengadaan dan masih membutuhkan waktu)," poin kelima dalam surat yang disampaikan Bupati Maria kepada Menhub RI.

Lebih lanjut, Bupati Mabar menyatakan pelabuhan dan Bandara Komodo ditutup selama 9 hari, terhitung sejak 26 Maret 2020 hingga 3 April 2020.

"Berdasarkan point satu sampai dengan lima di atas dan demi keselamatan warga masyarakat Kabupaten Manggarai Barat dan masyarakat Flores umumnya dari infeksi Covid-19, maka dengan ini kami nyatakan bahwa Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat tertutup bagi semua orang dari dan menuju Kabupaten Manggarai Barat termasuk Labuan Bajo baik melalui darat, laut maupun udara," jelas Mabar.

"Dengan demikian seluruh kapal penumpang termasuk kapal penyeberangan ferry ASDP, kapal penumpang PELNI dan kapal penumpang lainnya serta pesawat udara ditutup pengoperasiannya dalam tenggang waktu sembilan hari mulai tanggal 26 Maret pukul 01.00 Wita sampai dengan 3 April 2020 pukul 24.00 Wita," tegas Bupati Mabar dalam point keenam suratnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat,Ismail Surdi ketika dikonfirmasi merdeka.com melalui pesan singkat membenarkan penutupan tersebut. "Betul dan suratnya sudah beredar," ujarnya singkat. (mdk/ded)

Baca juga:
Update Corona di Depok: 19 Positif dan 4 Sembuh
Petugas Medis RS Arun Lhokseumawe Dikarantina Usai PDP Corona Meninggal
Pasien PDP di Banten Membaik, Hasil Tes Corona Sudah 10 Hari Tak Kunjung Keluar
Wali Kota Depok Perpanjang Belajar di Rumah Sampai 11 April
Mantan Rektor Unhas Makassar Positif Corona
Mudik ke Purbalingga, Perantau dari Bogor Positif Covid-19

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami