Cegah Covid-19, Tempat Hiburan Malam Hingga Warnet di Samarinda Ditutup

Cegah Covid-19, Tempat Hiburan Malam Hingga Warnet di Samarinda Ditutup
ilustrasi virus. ©2015 Merdeka.com/ www.telegraph.co.uk
PERISTIWA | 20 Maret 2020 20:30 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Pemkot Samarinda memutuskan menutup tempat hiburan malam (THM) hingga warnet di Samarinda, mulai Sabtu (21/3) besok. Tujuannya, untuk mengantisipasi sebaran virus Corona (Covid-19).

Keputusan tersebut tertuang dalam surat bernomor: 733/0415/013.01 yang diteken Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Surat yang dibuat usai Salat Jumat itu mulai disebar.

Surat itu memuat perihal penutupan sementara tempat hiburan malam, bioskop, tempat biliar, tempat karaoke hingga warung internet (Warnet). Ada 3 poin yang dipandang perlu untuk melakukan upaya pencegahan terhadap pencegahan Covid-19.

Pertama, menutup sementara tempat hiburan malam, bioskop, rumah biliar, warnet dan karaoke. Kedua, pengawasan dan pengendalian terhadap tempat hiburan malam dan sebagainya, dilakukan oleh petugas pemerintah daerah terkait.

"Ketiga, apabila para pihak dimaksud tidak melaksanakan ketentuan dalam surat edaran ini, akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan berlaku," bunyi di surat itu.

Dikonfirmasi, Kabag Humas Pemkot Samarinda, Syahruddin mengatakan, surat tersebut mulai berlaku, Sabtu (21/3) besok. Pengawasannya akan dilakukan Satpol PP, kepolisian dan Kesbang Pol.

"Waktunya, memang belum ditetapkan sampai kapan. Yang tidak patuh, akan dicabut izin usahanya. Pak Wali Kota tegas, karena (soal Covid-19) ini menyangkut orang banyak," katanya, Jumat (20/3).

Dia menerangkan, dari keputusan yang dibuat melalui Rapat Koordinasi 16 Maret lalu itu, Warnet juga diputuskan jadi sasaran penutupan. "Karena banyak anak yang libur sekolah, tapi ke warnet. Tim akan turun untuk memastikan ini," ujarnya.

Lantas, bagaimana dengan restoran atau tempat makan? "Kalau tempat makan, ini kan menyangkut perputaran ekonomi. Kafe belum ditutup tapi harus ada tempat cuci tangan. Kursi juga harus berjarak, termasuk di mall juga," tutup Syahruddin. (mdk/fik)

Baca juga:
Antisipasi Corona, Masjid Istiqlal Tiadakan Salat Jumat Selama Dua Pekan
Datangkan Ribu Rapid Test Corona, Pemerintah Pastikan Stok Perlengkapan Medis Cukup
Tambah 60 Kasus Baru, Jumlah Pasien Positif Covid-19 di RI Capai 369 Orang
Satgas Corona Sumsel Telusuri Orang Sekitar Tenaga Medis PDP Asal Prabumulih
Pemerintah Sudah Lakukan Rapid Tes Corona di Jakarta Selatan
Pemerintah Putuskan Beri Kewenangan Daerah Tes Virus Corona

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami