Cegah Kerusuhan Susulan, KPU Sumsel Ambil Alih Hitung Suara Empat Lawang

PERISTIWA | 8 Mei 2019 14:07 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan mengambil alih rekapitulasi suara calon DPRD kabupaten dari KPU Empat Lawang. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kericuhan susulan.

Anggota KPU Sumsel Divisi Hukum dan Pengawasan Hepriadi mengungkapkan, pengambilalihan tersebut terutama di dua kecamatan, yakni Lintang Kanan dan Talang Padang. Sebab, hingga pukul 00.00 WIB tadi malam, perhitungan belum juga rampung ditambah situasi rawan pasca-kericuhan.

"Ya, karena tidak memungkinkan lagi, tanggung jawab KPU Empat Lawang kami ambil alih," ungkap Hepriadi, Rabu (8/5).

Menurut dia, kotak suara dari dua kecamatan itu sedang dalam perjalanan menuju kantor KPU Sumsel di Palembang. Pihaknya akan menentukan langkah selanjutnya jika telah mengetahui masalahnya.

"Mereka (PPK, KPU, Bawaslu, saksi) masih di jalan beserta kotak suara," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara tingkat Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, berakhir ricuh. Penyebabnya lantaran dua caleg tak terima adanya perbedaan hasil pada DA 1 hologram.

Kericuhan berawal dari perhitungan suara calon legislatif Empat Lawang untuk Kecamatan Lintang Kanan, Selasa (7/5). Lantaran adanya perbedaan hasil perolehan suara, rapat pleno itu diwarnai interupsi dari saksi partai Golkar dan Nasdem.

Untuk memastikannya, saksi kedua partai itu mendesak KPU membuka C1 plano, tetapi terjadi perdebatan antara KPU dan Bawaslu Empat Lawang terkait aturan. KPU membatasi hanya membuka DA 1 dan enggan membuka C1 plano dengan alasan ada tahapan selanjutnya.

Selain itu, DA 1 plano untuk PAN dan Partai Hanura penuh coretan putih (tipe-x). Temuan itu membuat saksi Golkar dan Nasdem tidak terima. Keributan pun tak terelakkan.

Tak lama, kericuhan terjadi di luar ruangan rapat. Alhasil, petugas keamanan melepaskan tembakan peringatan untuk mengamankan situasi. Tak ingin kericuhan membahayakan keselamatan, lima komisioner KPU Empat Lawang meninggalkan tempat. Sementara lokasi rapat dijaga ketat aparat.

Baca juga:
KPU Sulsel Mulai Rekapitulasi Suara Provinsi Meski Tiga Kabupaten/Kota Belum Selesai
PPP Protes di Sidang Pleno KPU Sleman Karena Kehilangan 1.508 Suara
KPU: Baru Gorontalo yang Selesaikan Rekapitulasi Suara Tingkat Provinsi
Jaga Keamanan Ibu Kota Hingga 22 Mei, Kapolda Metro Sebar Intel Hingga Binmas
Rekapitulasi Tingkat Kecamatan Belum Rampung, KPU Tangsel Tambah Proses Pleno

(mdk/ray)