Cegah Paham Radikalisme ke Perempuan, Fatayat NU Bentuk Garfa

PERISTIWA | 25 Oktober 2019 22:25 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Organisasi Fatayat NU melaunching pembentukan Garda Fatayat NU (Garfa) untuk menangkal radikalisme yang menyasar kaum perempuan. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj mengatakan Garfa ini juga untuk membantu menciptakan keamanan di Indonesia.

"Keberadaan Garfa diharapkan menjadi peredam paham radikalisme, membawa kedamaian dan membantu terciptanya keamanan di Indonesia," ungkap Said Aqil di gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jum'. at (25/10).

Ketua Umum PP Fatayat NU Anggia Ermarini menyatakan, doktrinasi radikalisme sudah menyasar kaum perempuan hingga dirasa perlu membangun gerakan menjaga kaum perempuan dari paparan radikalisme.

"Sangat memprihatinkan ketika kaum perempuan menjadi aktor radikalisme seperti yang terjadi di Banten. Jelas ini persoalan nyata dan kedepan kita perlu bentengi kaum perempuan dari paparan radikalisme," ujarnya.

Dengan jejaring struktur yang sangat luas hingga tingkat anak cabang se-Indonesia dan luar negeri, Garfa menurutnya akan menjadi kekuatan besar kaum perempuan NU untuk bisa berpartisipasi aktif menangkal radikalisme.

"Tentu perlu dibekali dengan kecakapan dan kemampuan khusus, karena kita targetkan menjadi pioner merespons aksi teroris dan radikalisme," ucap dia.

Selain fokus menangkal radikalisme, Garfa juga berkonsentrasi pada dukungan teknis dan operasional dalam upaya penanggulangan dan mitigasi bencana yang difasilitasi dan dikoordinasi oleh Fatayat NU.

"ini penting dilakukan, di tengah bencana yang sering kali melanda bangsa kita, khususnya bencana alam seperti gempa dan banjir," papar Anggi yang juga anggota Fraksi PKB DPR RI. (mdk/ray)

Baca juga:
Jelang Kongres, NasDem Soroti Isu Radikalisme Kian Marak di Medsos
VIDEO: Menteri Agama Fachrul Razi, Ujung Tombak Jokowi Berantas Radikalisme
Bersama Raja Malaysia, Ma'ruf Amin Bahas Radikalisme
Masyarakat Jangan Terbawa Kepentingan Politik Menjurus Radikalisme Melawan Pemerintah
Imam Besar Masjid Istiqlal Harap Ada Pertemuan Tokoh Agama Cegah Konflik Keagamaan

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.