Cegah Pelanggaran, Polres Purwakarta Titipkan Personel ke Pesantren untuk Mengaji

Cegah Pelanggaran, Polres Purwakarta Titipkan Personel ke Pesantren untuk Mengaji
Kepala Polres Purwakarta AKBP Edwar Zulkarnain. ©ANTARA/HO-Polres Purwakarta
NEWS | 27 September 2022 13:35 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Polres Purwakarta membuat terobosan untuk mencegah pelanggaran yang dilakukan anggota Kepolisian. Mereka menitipkan sejumlah personelnya yang beragama Islam ke salah satu pondok pesantren untuk mengaji dan pendalaman ilmu agama.

"Kegiatan dikemas melalui program Polisi Nyantri yang bekerja sama dengan Pondok Pesantren Madinah Darul Barokah Lodaya Purwakarta," kata Kepala Polres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain, di Purwakarta, Selasa (27/9).

Di pondok pesantren yang berlokasi di Kampung Dangdeur, Desa Dangdeur, Kecamatan Bungursari, Purwakarta, itu para polisi yang "mondok" menerima pendalaman ilmu agama.

Program Polisi Nyantri juga bertujuan untuk mencegah oknum anggota melanggar, yang bisa merugikan masyarakat. Edwar menyatakan, tujuan menitipkan personel polisi ke pesantren ialah sebagai bentuk pembinaan mental terhadap polisi, sehingga diharapkan jajaran Polres Purwakarta akan memiliki mental yang berbasis nilai-nilai islami.

2 dari 2 halaman

Dibebaskan dari Aktivitas Dinas

Selama mengikuti program itu, polisi akan mendapatkan materi ilmu agama Islam secara intensif bersama santri lainnya.

Polisi-polisi yang mengikuti program Polisi Nyantri dibebaskan sementara dari aktivitas kedinasan. Mereka hanya berkutat dengan segala kegiatan peribadahan di pesantren.

"Banyak materi keagamaan yang mereka terima. Pengajian di ponpes. Malamnya ada pula salat Tahajud, lalu disambung salat Subuh, salat Dhuha, dan berbagai ibadah lainnya. Jadi padat sekali jadwal mereka," kata Edwar seperti dilansir Antara. (mdk/yan)

Baca juga:
SAS Institute Mendorong Pesantren Jadi Teladan Kepatuhan Hukum
Sosiolog sebut 4 Faktor Penyebab Terjadi Kekerasan di Pesantren yang Harus Diubah
Modus Minta Pijat, Ustaz Cabuli Dua Santri Laki-Laki
Rekonstruksi Kekerasan Santri Gontor Kembali Digelar, Tersangka Lakukan 50 Adegan
Santriwatinya Sering Dilecehkan, Pesantren Megah & Luas Ini Terbengkalai
Duduk Perkara Penganiayaan Santri di Garut versi Pengurus Pesantren

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini