Cegah Penyebaran Corona, 3 Pasar Tradisional di Depok Terapkan Sistem Belanja Online

Cegah Penyebaran Corona, 3 Pasar Tradisional di Depok Terapkan Sistem Belanja Online
PERISTIWA | 1 April 2020 00:35 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sejumlah pasar tradisional di Kota Depok, Jawa Barat, mulai menerapkan sistem belanja dengan cara online atau sistem daring untuk mencegah kerumunan pembeli. Ini menjadi bagian dari upaya mencegah penyebaran COVID-19.

"Layanan belanja daring atau online ini kami buat untuk mempermudah masyarakat yang ingin berbelanja kebutuhan pokok, tapi tidak harus pergi ke pasar," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Depok, Zamrowi Hasan di Depok, Selasa (31/3). Seperti dilansir Antara.

Dia menyebut ada tiga pasar yang sudah menerapkan kebijakan tersebut. Yakni Pasar Sukatani, Pasar Tugu, dan Pasar Agung. Untuk itu masyarakat yang ingin belanja, dapat menghubungi nomor hotline masing-masing pasar.

Pasar Sukatani: 0821-2251-8145
Pasar Tugu: 0812-9491-2496 dan 0838-2172-7439.

Masyarakat yang diperbolehkan menghubungi nomor tersebut hanya yang berada di wilayah yang sama atau berdekatan dengan lokasi pasar.

"Warga juga bisa menghubungi langsung ke pedagangnya untuk pesan barang, lalu nanti barangnya dikirim melalui ojek online. Untuk teknisnya diserahkan kepada pedagang dan UPT pasar," ujarnya.

Sementara itu Kepala UPT Pasar Sukatani, Rusli Arief menuturkan kebijakan pelayanan belanja online ini untuk mendukung instruksi pemerintah terkait physical distancing (jaga jarak fisik).

"Sebagai pasar Standar Nasional Indonesia (SNI), kami mencoba layanan online agar para pedagang di pasar tetap bisa berjualan dan masyarakat pun tetap mendapat bahan kebutuhan pokok. Ke depan kami akan meningkatkan layanan ini dengan menggandeng transportasi online agar mempermudah pengiriman barang," jelasnya. (mdk/noe)

Baca juga:
Tekan Penyebaran Corona, Anies Siapkan 80 Pasar Daring
Imbas Corona, Warga Serbu Pasar Swalayan Sebelum Jam Buka
Akibat Corona, Belanja di Pasar Tradisional Jakarta Kini Bisa Via Telepon
Kabar Penutupan Pasar Tanah Tinggi Tangerang di Tengah Pandemi Corona Hoaks
Penutupan Pasar Tradisional di Jakarta Tunggu Keputusan Anies
Semrawutnya Kemacetan Akibat Parkiran di Pasar Pramuka Membeludak

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami