Cegah Penyebaran Covid-19, Kawasan di Sekitar Secapa AD Bandung akan Ditutup

Cegah Penyebaran Covid-19, Kawasan di Sekitar Secapa AD Bandung akan Ditutup
PERISTIWA | 10 Juli 2020 13:16 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku belum mendapatkan informasi terbaru data tambahan mengenai paparan Covid-19 di klaster Secapa TNI AD Kota Bandung. Meski demikian, Emil memastikan penanganannya akan bekerjasama dengan TNI Angkatan Darat (AD).

Emil mengatakan, kasur seribu lebih positif Covid-19 di institusi kenegaraan Secapa AD masuk kategori anomali.

"Ini adalah dinamika, kadang-kadang tidak siap, kadang tidak paham. Satu hal yang harus dipahami, Jabar ini penuh dengan institusi pendidikan vertikal. Langsung pengelolaannya di pusat. Muridnya, siswanya datang dari sejumlah daerah Indonesia. Dalam situasi Covid ini, kedatangan siswa dari seluruh Indonesia di institusi vertikal harus diwaspadai dengan mendalam," ujarnya di Gedung Pakuan, Jumat (10/7).

"Kami mohon maaf jika kejadian ini menjadi sumber dari lonjakan yang luar biasa. Tindak lanjutnya kami sudah bersepakat dengan pak wali kota Bandung. Pengetesan lingkungan sekitar wajib hukumnya, tidak boleh menolak. Itu akan dilakukan oleh pak wali secepatnya," ia melanjutkan.

Emil pun menyarankan kawasan sekitar Secapa AD dilakukan PSBM secara ketat, jalan masuk akan ditutup. Yang boleh masuk hanya penghuni atau warga sekitar. Penutupan disarankan berlangsung selama 14 hari untuk memastikan tidak ada kebocoran.

"Kesepakatan dengan panglima, pengelolaan pandemi klaster di sana akan dikelola secara mandiri oleh TNI AD. Kita hanya mengerjakan perimeter di luar kompleks, tracing keluarga, testing kepada kontak di luar kompleks menjadi tanggung jawab pemprov (Jabar) dan pemkot (Bandung)," kata dia.

"Kami sudah lapor ke Pak Doni Monardo (Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Nasional) sudah disepakati bahwa, puluhan tempat pendidikan vertikal akan dites massal untuk memastikan bahwa peristiwa tidak ada lagi," lanjut Emil.

Di tempat yang sama, Walikota Bandung, Oded M Danial menyatakan siap melaksanakan arahan dari gubernur mengenai tes masif sekaligus penutupan kawasan. Meski demikian, pada pelaksanaannya akan dirapatkan dengan jajaran gugus tugas di Kota Bandung.

"Setelah mendengar informasi ada klaster di lingkungan Hegarmanah ini, saya langsung bergerak menginstruksikan kepada gugus tugas kota bandung, untuk melakukan rapid, penelusuran kepada warga Cidadap dan di sekitarnya," ucap dia singkat. (mdk/bal)

Baca juga:
Ridwan Kamil Sebut Klaster Baru Covid-19 di Secapa TNI AD Mayoritas OTG
Secapa TNI AD Klaster Baru Covid-19, DPR Usul Sekolah Berasrama Rutin Dicek
Luhut Sebut Pandemi Buat Dunia Lebih Perhatikan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi
Sempat Positif Covid-19, Santri Kasus 01 Gontor 2 Dinyatakan Sembuh
Wamenkeu: Dunia Usaha Tengah Mati Suri Akibat Corona
Covid-19 Tembus 70.736 Kasus, DPR Minta Pemerintah Buat Protokol Baru

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami