Cegah Penyebaran Covid-19, Keraton Yogyakarta Bagikan 2.700 Tangkai Rengginang

Cegah Penyebaran Covid-19, Keraton Yogyakarta Bagikan 2.700 Tangkai Rengginang
PERISTIWA | 24 Mei 2020 22:08 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Keraton Yogyakarta membagikan ubarampe atau kelengkapan gunungan berupa 2.700 tangkai rengginang. Biasanya gunungan itu diarak dan dibagikan saat kegiatan Hajad Dalem Grebeg Syawal pada hari pertama Idulfitri.

Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat GKR Condrokirono mengatakan, prosesi pembagian dan pemberangkatan ubarampe gunungan itu digelar pada pukul 08.30 WIB di Bangsal Srimanganti dengan dipimpin GKR Mangkubumi.

"Hal ini merupakan usaha Keraton Yogyakarta dalam melestarikan tradisi di tengah pandemi," kata Condrokirono, Minggu (24/5).

Dia mengungkapkan, pada hari pertama Idulfitri tahun ini, kegiatan Hajad Dalem Grebeg Syawal yang biasanya ditandai dengan arak-arakan gunungan ditiadakan. Termasuk juga prosesi Numplak Wajik yang sedianya digelar tiga hari sebelum Grebeg Syawal, Ngabekten, dan Ringgitan Bedhol Songsong juga tidak diselenggarakan.

Keputusan tersebut, menurutnya, sebagai salah satu upaya pencegahan terhadap risiko penyebaran Covid-19 yang dapat terjadi dalam kerumunan massa sekaligus bentuk kepekaan Keraton Yogyakarta dalam menaati imbauan pemerintah pusat.

Condrokirono menjelaskan, prosesi pembagian ubarampe tetap bermakna sebagai ungkapan rasa syukur dan sedekah dari raja kepada kerabat dan rakyatnya. Selain itu, pelaksanaan grebeg pada zaman dahulu dilakukan dengan membagi-bagikan ubarampe gunungan, bukan dengan merayah atau merebut gunungan seperti yang dikenal saat ini.

"Dengan cara demikian, kerumunan massa akan terminimalisir dan prosesi justru berjalan seperti pelaksanaan garebeg zaman dulu," tambahnya seperti dilansir dari Antara.

Upacara inti pada pembagian ubarampe tersebut serupa dengan prosesi garebeg yang umum dilaksanakan. Sebelum dibagikan, ubarampe lebih dahulu dirangkai dan diinapkan satu malam di Bangsal Srimanganti sejak Sabtu (23/5).

Seusai didoakan Abdi Dalem Kaji, ubarampe gunungan yang terdiri atas 2.700 tangkai rengginang selanjutnya didistribusikan kepada Abdi Dalem Keraton Yogyakarta, Kepatihan, dan Puro Pakualaman.

Ubarampe tersebut berjumlah sama dengan banyaknya rengginang yang disiapkan dalam gunungan estri dan gunungan dharat pada saat upacara Grebeg sebagai mana mestinya.

"Untuk distribusi rengginang ke seluruh abdi dalem diberikan melalui penghageng setiap Tepas/Kawedanan supaya tidak menimbulkan kerumunan. Baik penghageng dan abdi dalem yang menerima ubarampe gunungan juga wajib menggunakan masker dan mematuhi standar protokol kesehatan dengan mencuci tangan dan menjaga jarak," tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Hari Ini, Raja dan Ratu Belanda akan Kunjungi Keraton Yogyakarta
Peringati 31 Tahun Naik Takhta, Ini Serangkaian Acara yang Digelar Sultan HB X
Cerita Halimah Pernah Plesiran ke Yogyakarta Sebelum Jadi Presiden Singapura
Presiden Singapura Berkunjung ke Keraton Yogyakarta
Sultan HB X Soal Meja Bersejarah di Keraton Yogyakarta Rusak: Kita Perbaiki

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Curhat Siswa Lulusan Tanpa Ujian Nasional

5