Cegah Penyebaran Virus Corona, Pelabuhan Papua Ditutup Sementara

Cegah Penyebaran Virus Corona, Pelabuhan Papua Ditutup Sementara
PERISTIWA | 26 Maret 2020 12:33 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Papua dan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan sepakat menutup sementara pintu masuk Papua. Salah satunya pelabuhan. Langkah ini diambil sebagai antisipasi, pencegahan, pengendalian dan penanggulangan Virus Corona atau Covid-19.

"Penutupan pelabuhan khusus penumpang mulai berlaku tanggal 26 Maret sampai dengan 9 April 2020," ujar Kepala Kantor Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Jayapura Ferra J. Alfaris, Kamis (26/3).

Kantor KSOP Kelas II Jayapura akan terus melaporkan perkembangan kondisi di lapangan secara berkala kepada kantor pusat Ditjen Perhubungan Laut. Ini sesuai dengan kesepakatan yang sudah ditandatangani antar stakeholder.

Penandatanganan kesepakatan bersama tersebut sesuai surat pernyataan Gubernur Papua Nomor 440/3235/SET Tanggal 17 Maret 2020. Status pencegahan dan penanganan Covid-19 Provinsi Papua adalah Siaga Darurat dimulai tanggal 17 Maret sampai dengan 17 April 2020.

"Penutupan akses masuk melalui Pelabuhan ini dilakukan salah satunya akan dilakukan test medis terkait Covid-19 untuk memastikan status medis setiap orang di wilayah Provinsi Papua," kata Ferra.

Dia mengingatkan kepada masyarakat yang memiliki rencana untuk berkunjung ke Papua dalam waktu dekat untuk menunda rencana tersebut.

"Untuk menekan penyebaran virus corona lebih baik saat ini masyarakat mulai membatasi diri untuk tidak melakukan pertemuan atau perjumpaan dengan orang atau keluarga atau rekan, tidak menghadiri pertemuan yang kurang penting, dan menjaga jarak saat berkomunikasi," pungkasnya.

Sebagai informasi, pihak-pihak yang menandatangani Kesepakatan Bersama tersebut diantaranya Gubernur Papua Lukas Enembe, Panglima KODAM XVII Cenderawasih Jayapura Mayjen TNI. Herman Asaribab, Kapolda Provinsi Papua Irjen Pol. Paulus Waterpaw, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut X Jayapura Brigjen TNI (Mar) Nurri A. Djatmika, serta stakeholder lainnya. (mdk/noe)

Baca juga:
Dua Kecamatan di Jakarta Barat Tertinggi Tangani Kasus Positif Virus Corona
PPP Klaim Rencana Rapid Test Corona Anggota DPR Belum Dibicarakan ke Fraksi Parpol
Pakai Dana BLUD Rp 3 M, RSUP Soekarno Babel Tambah 30 Ruang Isolasi Covid-19
Imbas Virus Corona, Tradisi Unggahan Banokeling di Banyumas Digelar Terbatas
Cegah Penularan Corona, Permukiman Warga Disemprot Disinfektan
Membasmi Hoaks Covid-19

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami