Cegah Sebaran Corona, Kemenag Batalkan Peringatan Isra Mi'raj

Cegah Sebaran Corona, Kemenag Batalkan Peringatan Isra Mi'raj
PERISTIWA | 21 Maret 2020 09:53 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin membatalkan acara peringatan Isra Mi'raj 1441H di lingkungan Kementerian Agama. Pembatalan ini dilakukan sebagai pencegahan penyebaran virus corona atau Covid19.

"Mempertimbangkan kondisi terakhir di Jakarta dan dalam rangka ikut mencegah potensi penyebaran virus Corona atau Covid19, kami memutuskan untuk membatalkan acara peringatan ini," kata Kamaruddin lewat siaran pers diterima, Sabtu (21/03).

Pembatalan dilakukan seiring dikeluarkannya Seruan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta No 6 Tahun 2020 tentang Penghentian Sementara Kegiatan Perkantoran dalam rangka Mencegah Penyebaran Wabah Coronavirus Disease (Covid-19). Edaran tersebut terbit hari ini dan berlaku hingga 2 April 2020.

"Masih banyak cara memperingati Isra Mi'raj, tidak harus dilakukan dalam bentuk seremonial. Terlebih, kondisi saat ini juga menuntut komitmen semua pihak untuk sedapat mungkin menghindari adanya kerumunan massa," jelas dia.

1 dari 1 halaman

Dia menambahkan, salah satu hikmah Isra Mi'raj adalah perintah salat lima waktu. Hikmah dari ibadah shalat adalah mencegah perbuatan keji dan mungkar.

Selain itu, hikmah lain dari Isra Mi'raj adalah juga untuk peduli pada sesama dengan sementara waktu menghindari kegiatan yang mengumpulkan massa dan berpotensi menjadi media penyebaran Covid-19.

"Untuk itu kami meminta maaf atas pembatalan acara ini," dia menandasi.

Untuk diketahui, peringatan Isra' Mi'raj tahun ini mengangkat tema "Merajut Ukhuwah dan Kerukunan Umat". Rencana awalnya, akan hadir sebagai penceramah KH. Ahmad Sadeli Karim, Lc (Ketua Umum Mathla'ul Anwar). Pembacaan do'a akan dipimpin oleh Habib Salim Salahuddin bin Salim bin Ahmad bin Jindan.

Kegiatan ini rencananya dilangsungkan di Aula HM Rasjidi Kemenag Jl MH Thamrin pada 23 Maret 2020. Prosesi peringatan juga rencananya digelar sederhana, hanya menghadirkan sekitar 20 orang, namun disiarkan langsung oleh RRI, TVRI, TV MUI, dan life streaming.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com (mdk/lia)

Baca juga:
BKPM Sebut Minat Investor Tak Turun Meski Indonesia Diterjang Corona
Indonesia Kembali Berlakukan Wajib Visa Bagi Pelintas Asal Timor Leste
WNA 72 Tahun Positif Covid-19 di Bali Meninggal Dunia
Dosen UMT Suspect Covid-19 Usai Alami Demam Tinggi, Kondisi Terkini Membaik
Menkominfo Tes Covid-19 Hasilnya Negatif

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agar Jiwa Tak Terguncang Karena Corona

5