Cegah Stunting, Jokowi Minta Akses Kesehatan Ibu Hamil & Balita Tak Terganggu Pandemi

Cegah Stunting, Jokowi Minta Akses Kesehatan Ibu Hamil & Balita Tak Terganggu Pandemi
PERISTIWA | 5 Agustus 2020 11:53 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas terkait percepatan penurunan stunting di Tanah Air. Jokowi menekankan beberapa hal agar stunting bisa diatasi. Pertama, soal akses pelayanan kesehatan bagi ibu hamil maupun balita.

"Akses pelayanan kesehatan bagi ibu hamil maupun balita di Puskesmas maupun posyandu ini harus kita pastikan dan tetap berlangsung tidak berhenti di tengah pandemi ini yaitu pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan juga pemberian suplemen vitamin A bagi ibu yang menyusui dan makanan pendamping ASI," kata Jokowi di Istana Negara, Rabu (5/8).

Kemudian, aspek promotif, edukasi, sosialisasi bagi ibu-ibu hamil dan keluarga harus terus digencarkan. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman pencegahan stunting.

"Saya minta ini juga melibatkan PKK, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, RT RW, serta relawan dan kita harapkan ini menjadi gerakan bersama di masyarakat," kata Jokowi.

Kepala negara juga meminta program perlindungan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) juga berjalan untuk mencegah stunting.

"Dalam upaya penurunan angka stunting kita sambungkan dengan program perlindungan sosial kita, terutama PKH, kemudian pembagian BPNT, kemudian pembangunan infrastruktur dasar yang menjangkau keluarga keluarga tidak mampu," pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi memberi target kepada Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, untuk bisa menurunkan angka stunting menjadi 14 persen. (mdk/lia)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami