Cegah Wabah Korona, Kapal Pesiar Bawa Turis Mancanegara Dilarang Berlabuh di Sabang

Cegah Wabah Korona, Kapal Pesiar Bawa Turis Mancanegara Dilarang Berlabuh di Sabang
PERISTIWA | 13 Februari 2020 23:34 Reporter : Afif

Merdeka.com - Badan Pengusahaan Kawasan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) akhirnya memutuskan menunda kunjungan Kapal Pesiar atau Cruese MS Artania, yang rencananya akan merapat di Pelabuhan Sabang tanggal 16 Februari 2020.

Penundaan ini sebagaimana permintaan Wali Kota Sabang Nazaruddin kepada BPKS, untuk mencegah sebaran virus Corona yang cukup meresahkan masyarakat. Keputusan tersebut juga diambil mengingat sampai saat ini WHO belum mencabut status waspada pada kasus virus Corona.

Plt Wakil Kepala BPKS Islamuddin mengatakan, penundaan ini diputuskan dalam rapat koordinasi teknis kedatangan MS Artania di Kantor pusat BPKS, Kamis (13/2). Keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama dan surat Wali Kota Sabang tentang permintaan penundaan kunjungan MS Artania yang di sampaikan kepada BPKS tanggal 12 Februari 2020.

"Rapat yang kita laksanakan hari ini merupakan kesepakatan kita bersama menindak lanjuti surat Wali Kota Sabang dan menerima saran dan pendapat dari berbagai elemen dan instansi yang ada di Sabang," kata Islamuddin.

Hadir pada rapat tersebut dari unsur BPKS terlibat dalam rapat koordinasi teknis kedatangan MS Artania tersebut Wali Kota Sabang yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Dinas Kesehatan Sabang, Karantina Pelabuhan, Syahbandar, Kodim 0112 Sabang, Polres Sabang, Lanud Sabang, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dan unsur pelaku bisnis serta Organda Sabang dan Shiping Agen dari PT Sea Asih Lines.

Islamuddin menambahkan walaupun Shiping Owner menunjukan surat keterangan Corona virus disease declaration Sabang atau surat keterangan bebas dari virus corona, namun BPKS, Pemko Sabang dan seluruh elemen di Sabang sepakat menunda kunjungan MS Artania ke Sabang.

"Hari ini kita sepakati untuk menunda kunjungan MS Artania dan kita akan menyurati pihak Kapal Shipping Agen dan Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan dan kementerian Pariwisata dengan melampirkan hasil rapat hari ini,beserta surat dari Pemko Sabang," tambah Islamuddin. (mdk/cob)

Baca juga:
Khawatir Virus Corona, Pemkot Sabang Minta Tunda Masuk Kapal Pesiar
Harga Lebih Murah, Bawang Putih Asal Malaysia Banjiri Pasar Pontianak
Pemerintah Bikin Festival Belanja Tangkal Dampak Virus Corona ke Ekonomi RI
Aktivitas 4 Pelabuhan China Merosot Hingga 72 Persen
Observasi 238 WNI di Natuna Selesai 15 Februari, Siap Dipulangkan
Ekspor China ke Indonesia Turun, Dampak Virus Corona?
Hentikan Sementara Impor Hewan Hidup dari China, Pemerintah Siapkan Regulasi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami