Cegah Aksi Susulan, Lokasi Bentrok Perguruan Silat di Banyuwangi Dijaga Ketat

Cegah Aksi Susulan, Lokasi Bentrok Perguruan Silat di Banyuwangi Dijaga Ketat
Polisi saat berjaga di lokasi bentrokan. ©2022 Merdeka.com/Istimewa
NEWS | 12 Maret 2022 05:00 Reporter : Muhammad Permana

Merdeka.com - Polisi dibantu TNI terus mengantisipasi terjadinya bentrok susulan perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan Pagar Nusa Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Banyuwangi. Hingga Jumat (11/3) sore, mereka menjaga ketat Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, yang sempat menjadi lokasi baku hantam kedua kelompok.

Wakapolresta Banyuwangi AKBP Didiek Hariyanto mengatakan, jumlah aparat gabungan yang disiagakan sebanyak 571 personel, terdiri dari anggota Brimob, Polri, TNI Angkatan Darat dan Angkatan Laut.

"Hingga saat ini tetap kami lakukan pengamanan di lokasi perselisihan, dan akan terus kami pantau untuk mengantisipasi bentrok susulan," kata AKBP Didiek.

Diberitakan, satu orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka dalam bentrok antara kedua perguruan silat. Sekurangnya 4 sepeda motor juga rusak.

"Bentrok kemarin itu juga menewaskan 1 orang, dan sudah dimakamkan," ujar Didiek.

Dia menyebut lokasi bentrok sudah kondusif dan terkendali. "Kami berharap sudah tidak ada lagi kegaduhan, semoga situasi kondusif ini bertahan terus ke depannya," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Penyekatan di 4 Titik

Tak hanya lokasi peristiwa saja yang terus dijaga perketat, 4 akses menuju Banyuwangi juga disekat.

Titik penyekatan di jalur dari Jember ke Banyuwangi berada di Kecamatan Kalibaru. Akses dari Situbondo ke Banyuwangi disekat di Kecamatan Wongsorejo. Selanjutnya, akses dari Kabupaten Bondowoso ke Banyuwangi disekat di Kecamatan Licin. Terakhir, penyekatan dilakukan di Pelabuhan Ketapang yang menjadi akses dari Pulau Bali menuju Banyuwangi.

Upaya penyekatan sebagai langkah mengantisipasi lonjakan masyarakat daerah lain yang diduga akan ikut serta dalam bentrok. Setiap kendaraan, mulai motor hingga mobil yang melintas, diperiksa untuk dipastikan tak ada senjata tajam yang dibawa para pengendara. (mdk/yan)

Baca juga:
Dua Perguruan Silat di Banyuwangi Bentrok, Bupati Ipuk Turun Tangan
Perguruan Silat Bentrok di Banyuwangi, Ratusan Polisi Disiagakan
Warga Madura Ramai-Ramai ke Kantor Desa Bawa Celurit, Ternyata Ini yang Terjadi
Tak Terima Temannya Dipalak Rokok, Dua Kelompok di Manado Bentrok Pakai Sajam
Gugur saat Konflik di Pulau Haruku, Briptu Mohamad Faisal Naik Pangkat Luar Biasa
Jenazah Briptu Faisal Korban Bentrok Warga di Pulau Haruku Dimakamkan di Ambon

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami