Cek Jalur Selatan, Kakorlantas Sebut Semua Polres Sudah Siap Sekat Larangan Mudik

Cek Jalur Selatan, Kakorlantas Sebut Semua Polres Sudah Siap Sekat Larangan Mudik
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Istiono. ©2021 Merdeka.com/Mochammad Iqbal
PERISTIWA | 15 April 2021 20:00 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Kepala Korps Lalulintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Istiono melakukan pengecekan jalur selatan. Pengecekan dilakukan untuk pemeriksaan titik penyekatan di waktu larangan mudik jelang lebaran.

"Hari ini kita cek pantauan jalur selatan Ini penting dari Tasik, Ciamis, sampai Banjar, Majenang tembus Jawa Tengah. Jadi kita cek kesiapan, di setiap Polres sudah all out, bagus sekali. Kita sekarang tinggal memanage saja, sinergi antar instansi sudah bagus, sarana yang disiapkan sudah bagus," ujarnya di Garut, Kamis (15/4).

Istiono mengatakan bahwa di jalur selatan, seluruh titik-titik yang akan menjadi lokasi penyekatan mulai 16 hingga 17 Mei 2021 sudah siap. "Di Jawa Barat ada empat jalur yang harus kita waspadai, yaitu pantura, tengah, selatan, dan selatan selatan. Ini mesti kita cek, kita pastikan kesiapan jajaran," katanya.

Walau begitu, Istiono menegaskan bahwa operasi yang dilakukan adalah operasi kemanusian. Oleh karena itu, tindakan petugas di lapangan persuasif humanis.

"Tindakan di lapangan adalah persuasif humanis. Memutar balik saja," ucapnya.

Istiono menegaskan bahwa mudik yang dilarang adalah kalau dilakukan pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Kalau ada yang hendak mudik sebelum tanggal tersebut, pihaknya tidak akan melarangnya. Meski ada kemungkinan warga melakukan mudik dini, pihaknya tidak melakukan antisipasi khusus.

"Yang dilarang itu kan mudik dari tanggal 6-17, itu disekat betul, itu saja intinya. Kita juga tak mengarahkan harus mudik sebelum tanggal 6. Kita arahkan agar masyarakat tidak mudik. Intinya kan menghindari kerumunan saat lebaran. Yang bahaya kan kerumunan," katanya.

"Operasi khusus itu sasarannya khusus. Sasarannya orang yang berkumpul dalam satu titik satu tanggal, itu bergerombol, ini yang membahayakan. Harus diperangi sama-sama untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Kalau sekarang mau pulang kampung silakan saja," tutup Istiono. (mdk/eko)

Baca juga:
Paksakan Mudik Bisa Timbulkan Lonjakan Kasus Baru
Larangan Mudik, Korlantas Pastikan Polisi Siap 24 Jam Jaga Pos Penyekatan
Satgas Minta Warga Mudik Sebelum 6 Mei 2021 Waspada Covid-19
Larangan Mudik, Pemkab Tangerang Perketat Penjagaan Jalur Arteri Hingga Tikus
Setelah Rumah Angker, ini Cara Pemkab Sragen Antisipasi Kedatangan Pemudik Nekat

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami