Cerita Ali Ngabalin Pisah dari Rombongan Sebelum Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Cerita Ali Ngabalin Pisah dari Rombongan Sebelum Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Ali Mochtar Ngabalin. ©2018 Merdeka.com/Titin Supriatin
PERISTIWA | 25 November 2020 17:37 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengakui ikut dalam kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ke Hawaii, Amerika Serikat. Namun, dia tidak ikut ditangkap KPK bersama Edhy Prabowo.

Ngabalin ikut serta dalam kunjungan Edhy Prabowo karena menjabat Pembina Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Tidak mungkin. KPK itu kan punya data, punya dokumen sementara. Kan KPK perlu melakukan klarifikasi, memeriksa data yang mereka dapatkan. Bang Ali kan bukan pejabat pembuat komitmen, bukan pejabat pengguna anggaran," jelas Ngabalin kepada wartawan, Rabu (25/11).

Ngabalin berbagi cerita. Dia berpisah dari rombongan Edhy setibanya di Bandara Soekarno Hatta. Sesaat sebelum KPK menangkap Edhy Prabowo.

"Kami pisah tadi di bandara. Kami pisah karena kan tadi kan Bang Ali tanya, mereka kemukakan bahwa 'Pak Ngabalin di sini saja'. Itu isyarat untuk kita pisah rombongan," tutur dia.

Ngabalin mengaku saat ini berada di rumah setelah beristirahat. Dia tetap mengerjakan aktivitasnya.

"Bang Ali sendiri alhamdulillah sekarang ada di rumah. Tadi habis live zoom rakor dengan Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi KKP. Sebagai pembina, mereka minta saran masukan," katanya.

Sebelumnya, KPK menangkap Edhy Prabowo pada Rabu dini hari terkait dugaan korupsi ekspor benih lobster atau benur. Hingga kini, Edhy Prabowo yang ditangkap bersama keluarga dan beberapa pegawai di kementeriannya masih menjalani pemeriksaan insentif di Gedung KPK.

KPK kini memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum Edhy dan beberapa orang lainnya yang ditangkap.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com (mdk/noe)

Baca juga:
DPD Gerindra Jabar: Pak Edhy Prabowo jadi Menteri Sudah Diseleksi Presiden
Penyidik KPK Bawa Surat Segel Saat Tiba di Gedung KKP
KSP Sebut Ali Ngabalin Satu Pesawat dengan Edhy Prabowo, Tapi Tak Dibawa KPK
Menteri Edhy Ditangkap KPK, Kemenko Marves Serahkan pada Proses Hukum
Riza Patria Harap KPK Adil & Profesional Proses Edhy Prabowo
Menteri Edhy Ditangkap, Mahfud MD Dukung KPK Bekerja Profesional

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami