Cerita Bupati Muara Enim Ngantor di Desa dan Wali Kota Bengkulu Ngantor di Masjid

Cerita Bupati Muara Enim Ngantor di Desa dan Wali Kota Bengkulu Ngantor di Masjid
PERISTIWA | 19 September 2020 23:10 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Setelah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bupati Empat Lawang, Walikota Bengkulu Helmi Hasan tiba di Kabupaten Muara Enim, Kamis (17/9/2020). Sama halnya di Kabupaten Empat Lawang, Helmi juga mengikat MoU dengan Plt Bupati Muara Enim Juarsah.

Kedua kepala daerah yang merakyat ini sepakat saling sinergi dan kolaborasi dalam hal sama-sama menghadirkan kebahagiaan di tengah-tengah masyarakat. MoU digelar di Gedung Balai Agung Bumi Serasan Sekundang.

Ada kesamaan antara Helmi dengan Juarsah, yakni sama-sama memprioritaskan APBD untuk rakyat. Mereka saling menceritakan program-program unggulan dengan tujuan program yang ada di Kota Bengkulu bisa diadopsi di Kabupaten Muara Enim, sebaliknya program dari Kabupaten Muara Enim dapat diadopsi di Kota Bengkulu.

Sebagai tindaklanjut dari MoU itu, Helmi instruksikan kepala OPD yang ikut untuk berdiskusi langsung dengan OPD Kabupaten Muara Enim tentang program yang akan diadopsi oleh Kota Bengkulu.

Ia berharap sepulangnya dari Kabupaten Muara Enim akan membawa pulang program yang unggul seperti pakaian sekolah gratis untuk siswa dan Program Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa). Sementara Juarsah juga akan mencoba ngantor di masjid seperti yang dilakukan oleh Helmi.

"Kerja sama ini untuk menghadirkan kebahagiaan kepada seluruh masyarakat baik di Muara Enim maupun di Kota Bengkulu, tadi saya mendengarkan banyaknya program-program bupati dan tentu bermanfaat sekali, salah satunya memberikan asuransi untuk setiap warganya. Untuk itu, setelah ini kita akan belajar tentang regulasinya sehingga bisa kita anggarkan di tahun 2021," kata Helmi.

Ia pun menceritakan program unggulan di Kota Bengkulu yakni mulai dari Gerakan Peduli Yatim (GPY), Rumah Sakit Harapan dan Doa dengan padicure manicure gratis bagi pasien, ambulans gratis, HD Samawa dengan segala fasilitas mulai dari Mobil, Nikah Balai, bahkan Honeymoon pun disediakan pula.

Sementara itu, Plt Bupati Muara Enim Juarsah kagum dan bangga terhadap pembangunan yang terdengar dari Kota Bengkulu. Ia juga pernah berkunjung pada 22 agustus 2020 lalu.

"Alhamdulillah hari ini kita kedatangan tamu dari Pemerintah Kota Bengkulu, banyak hal yang perlu kita kerjasamakan apa yang baik di Kota Bengkulu akan kita adopsi ke kabupaten Muara Enim, sehingga masyarakat menerima manfaat dan merasakan kebahagiaan seperti yang dikatakan oleh Walikota tadi," ungkapnya.

Ia pun membeberkan program yang telah dilakukan yakni kesehatan gratis, perlengkapan sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP, bantuan 1 desa 1 ambulans, asuransi kematian premi dibiayai APBD, bunga desa (bupati ngantor di desa), serta pemilihan kepala daerah Inovatif adalah bentuk pelayanan kepada masyarakat.

"Kami membuka diri untuk bekerjasama dengan pemerintah luar agar dapat tercapai visi serta misi yang diinginkan, setelah ini kita akan langsung membuat list program yang akan diadopsi sebagai tindak lanjut dari MoU yang sudah kita tanda tangani," tutup Juarsah. (mdk/hhw)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami