Cerita Bupati Talaud, Dinonaktifkan Mendagri dan Naik Jetski ke Perbatasan Filipina

Cerita Bupati Talaud, Dinonaktifkan Mendagri dan Naik Jetski ke Perbatasan Filipina
PERISTIWA | 1 Mei 2019 08:35 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Nama Bupati Talaud Sulawesi Utara Sri Wahyumi Manalip pernah menghiasi berita nasional saat dia dinonaktifkan sementara oleh Kementerian Dalam Negeri karena pergi ke luar negeri tanpa izin gubernur. Punya hobi olah raga ekstrem, Sri Wahyumi naik jetski ke perbatasan Filipina.

Sri dinonaktifkan karena bolos kerja tanggal 20 Oktober hingga 13 November 2017 tanpa izin Menteri Dalam Negeri. Dia kemudian diskorsing pada awal tahun 2018 saat Kemendagri menunjuk Wakil Bupati Simon Tuange untuk melaksanakan kewenangan sebagai Bupati Kepulauan Talaud, Jumat 13 Januari 2018.

Cerita menarik lainnya terjadi beberapa hari sebelum Sri Wahyumi ditangkap. Saat itu, Jumat (26/4), dia mengarungi laut dengan menggunakan jetski, olah raga ekstrem yang digemarinya. Dikutip dari Liputan6.com, sebelum berangkat, dia sebenarnya sudah diperingatkan oleh Ketua DPRD Max FM Lua dan Kepala Dinas Perhubungan Leida Dachlan terkait cuaca yang kurang kondusif.

"Berdasarkan ramalan BMKG ketinggian ombak pada saat ibu bupati melakukan perjalanan dengan jetski itu mencapai 4 meter," ungkap Leida.

Meski diingatkan oleh jajarannya, sang bupati tetap berangkat. Ini bukan kali pertama Sri Wahyumi mengarungi lautan yang berkecamuk.

Bupati Talaud itu pun sempat dikabarkan hilang di laut saat mengarungi lautan dengan speedboat dari Kabupaten Kepulauan Sangihe ke Kabupaten Kepulauan Talaud usai kampanye Pilkada tahun 2017 silam.

Kali ini, Sri Wahyumi menunggangi jetski, bertolak dari Pelabuhan Beo menuju Pulau Miangas yang berjarak 127 mil.

sri wahyumi manalip

©Liputan6.com/Yoseph Ikanubun

Perjalanan bupati ini sempat membuat khawatir jajarannya, baik yang ikut serta dalam perjalanan itu maupun yang menanti kedatangannya di Pulau Miangas dan Pelabuhan Beo. Perjalanan pergi pulang itu memakan waktu sekitar 13 jam.

"Bupati sudah tiba di Miangas dan kembali ke Beo setelah menempuh perjalanan selama 13 jam lebih," ungkap Sekretaris Daerah Adolf Binilang.

Bupati cantik yang juga aktif di media sosial ini mengunggah fotonya usai menuntaskan perjalanan seru tersebut.

"Menuju Pulau Miangas perbatasan langsung dengan Filipina menggunakan jetski. Mengarungi lautan lepas selama 13 jam. Puji Tuhan saya dan rombongan boleh tiba di Miangas dengan selamat dan tiba kembali di Beo," tulis Sri Wahyumi.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK menangkap Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Manalip, Selasa (30/4), di kantornya. Sri kemudian dibawa dari Melonguane Talaud ke Manado, untuk selanjutnya menuju Jakarta.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan, Sri Wahyumi diduga menerima suap terkait proyek di Pemkab Kepulauan Talaud. "Diduga hadiah yang diberikan berupa tas, jam, dan perhiasan berlian dengan nilai sekitar ratusan juta rupiah," ujar Syarif.

Syarif mengatakan, tim penindakan mengamankan dua orang di Kabupaten Talaud. Keduanya kini tengah dalam perjalanan menuju ke markas antirasuah. "Kegiatan ini bagian dari rangkaian OTT sejak Senin, 29 April 2019 di Jakarta. KPK mengamankan empat orang pihak swasta di Jakarta," kata Syarif.

Ketika tiba di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/4), sekitar pukul 20.17 WIB, Sri yang mengenakan baju batik biru, celana panjang, dan topi cokelat, mengaku tak tahu-menahu bisa digiring ke KPK. "Saya bingung karena tidak ada yang saya terima tiba-tiba dibawa ke sini," ujar dia.

"Tidak benar saya terima hadiah," ucapnya. (mdk/bal)

Baca juga:
Bupati Kepulauan Talaud Tidak Mau Tas Hermes Miliknya Kembaran dengan Pejabat Lain
Daftar Barang Mewah Suap Bupati Kepulauan Talaud, Total Rp 463 Juta
Tiba di KPK, Bupati Kepulauan Talaud Ngaku Tak Terima Hadiah
OTT Bupati Talaud, KPK Sita Uang hingga Cincin Berlian
Tas dan Perhiasan Mewah Disiapkan Untuk Ulang Tahun Bupati Talaud

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami