Cerita Lengkap Awal Disanderanya Briptu Hedar Sampai Ditemukan Meninggal di Papua

PERISTIWA » MAKASSAR | 14 Agustus 2019 06:40 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Anggota Polda Papua Briptu Hedar meninggal dunia setelah ditembak oleh kelompok bersenjata. Briptu Hedar dikenal sebagai anggota kepolisian yang aktif berkomunikasi dengan warga setempat. Ia juga tidak memiliki catatan buruk selama melakukan tugas di wilayah tersebut.

Berikut beberapa fakta terkait tewasnya Briptu Hedar, anggota Polda Papua yang tewas ditembak kelompok bersenjata di Papua:

1 dari 4 halaman

Diculik Kelompok Bersenjata Saat Dipanggil Warga Sekitar

Kejadian berawal saat Bripda Hedar dan Bripa Alfonso Wakum mengendarai sepeda motor melintas di sekitar Kampung Usir dekat Kampung Mudidok, Distrik Ilaga, Senin (12/8) pukul 11.00 Wit.

Saat melintas ada warga yang memanggil nama korban sehingga keduanya berhenti dan korban datang menghampiri warga sipil tersebut. Namun tiba-tiba dari dalam semak belukar muncul sekelompok warga yang diduga anggota kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB).

Karena kelompok warga ini membawa senjata api lengkap, korban tak berdaya. Mereka menangkap dan membawa korban tanpa bisa melakukan perlawanan.

2 dari 4 halaman

Sempat Lakukan Negosiasi dengan Kelompok Bersenjata

Bripkaa Alfonso Wakum berhasil melarikan diri dari kejadian tersebut, dengan cara menjatuhkan diri dan bersembunyi, ketika situasi dianggap aman yang bersangkutan langsung menuju ke Polsek Ilaga untuk melaporkan insiden yang dialami.

Usai melaporkan kejadian itu, pihak kepolisian mencari cara agar Briptu Hedar selamat. Butuh perjuangan untuk bisa menjemput Briptu Hedar yang disandera oleh kelompok bersenjata. Salah satunya dengan melakukan negosiasi.

"Kapolres Puncak Jaya, Bupati, dan para tokoh masih melakukan negosiasi terhadap kelompok tersebut," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo waktu itu.

3 dari 4 halaman

Sempat Melarikan Diri

Briptu Hedar sempat mencoba melarikan diri saat disandera Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB). Namun saat melarikan diri, Briptu Hedar ditembak oleh kelompok bersenjata dengan menggunakan senapan api laras panjang.

"Dari jalan raya menuju tempat penyanderaan kurang lebih sekitar hampir 100 meter. Dapat informasi Briptu Hedar ini melarikan diri. Pada saat melarikan diri, tertembak oleh kelompok KKB tersebut," tutur Karo Penmas Birgjen Dedi Prasetya.

Menurut Dedi, senjata yang digunakan pelaku penembakan diduga berjenis senapan api laras panjang. "Begitu lari, jarak sekian meter langsung ditembak mengenai kepala belakangnya," jelas dia.

4 dari 4 halaman

Jenazah Briptu Hedar Ditemukan

Setelah melakukan beragam cara pembebasan Briptu Hedar, sekitar pukul 17.30 Wit, jenazah Briptu Hedar ditemukan tak jauh dari TKP. Briptu Hedar tewas ditembak di bagian kepala bagian atas dan bagian leher.

"Penyebab Kematian Briptu Heidar disebabkan luka tembak pada kepala bagian atas dan bagian leher," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.

TOPIK TERKAIT