Cerita Pria di Boyolali Bawa Sendiri Jenazah Ibu Pakai Sepeda Motor

Cerita Pria di Boyolali Bawa Sendiri Jenazah Ibu Pakai Sepeda Motor
PERISTIWA | 30 Oktober 2020 16:28 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Aksi pengendara sepeda motor membawa jenazah yang terbungkus kain jarit di Boyolali, Jawa Tengah, membuat heboh banyak orang. Peristiwa tersebut terekam dalam video dan kemudian beredar di media sosial.

Kejadian yang diduga terjadi pada Kamis (29/10), itu memperlihatkan seorang pengendara sepeda motor membawa keranjang atau beronjong di bagian belakang.

Dikutip dari Liputan6.com, perekam video tersebut diketahui berada di dalam mobil, tepat di belakang motor tersebut. Setelah ditelusuri, pengendara sepeda motor tersebut merupakan warga Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali.

Pemotor tersebut mengalami gangguan jiwa. Sedangkan benda beronjong di sepeda motornya itu jenazah ibu kandungnya yang meninggal di tempat saudara.

"Jadi orang yang membawa jenazah itu ada gangguan jiwa. Jenazah itu mau dimakamkan sendiri oleh anaknya. Lantaran warga curiga kemudian ditolong, disucikan, dan dimakamkan," kata Kasat Reskrim Polres Boyolali Iptu Ahmad Masdar Tohari.

Ahmad mengatakan, informasi adanya jenazah diangkut sepeda motor itu sempat viral di media sosial. Jenazah diangkut dari Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono, ke Dukuh Selorejo, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo.

Kejadian terekamnya pengendara itu diketahui antara pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB, Kamis. Pengangkut jenazah itu bernama Sutejo (50), sedangkan ibunya yang telah meninggal dunia bernama Ginem Suharti (80).

Mendiang Suharti meninggal di rumah anak perempuannya yang bernama Sri Suyamti (60) yang beralamat Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono. Jenazah Suharti diangkut menggunakan sepeda motor yang dipasangi beronjong di jok belakangnya.

Warga yang melihat kemudian menyarankan agar Sutejo membawa jenazah ibunya itu ke rumah duka dulu untuk dimandikan. Kemudian sekitar pukul 13.00 WIB, jenazah dimakamkan di pemakaman Sucen Timur.

Informasi ini juga dibenarkan oleh Camat Simo, Waluyo Jati. Menurut Waluyo, berdasarkan informasi yang ia dapatkan, setelah dibantu warga dan aparat desa setempat, jenazah dimakamkan di pemakaman Sucen.

"Menurut informasi, setelah tiba di Kedunglengkong, pada saat itu jenazah belum disucikan, masih memakai baju lengkap dan dibungkus kain jarik, kemudian anaknya dibujuk agar membawa jenazah ke rumah duka di Selorejo," katanya.

Baru sekitar pukul 12.30 WIB jenazah diberangkatkan ke pemakaman Sucen dan dimakamkan. (mdk/cob)

Baca juga:
Polda Metro Dalami Video Viral Pembakar Halte Transjakarta HI
Kekasih Tak Bisa Pulang Karena Dinas, Wanita Cantik Ini Lamaran Secara Virtual
Kedapatan Curi Ayam, Video Pria Diamuk Massa di Depan Anaknya Viral
Ungkapan Haru Suami Tak Bisa Belikan Mobil, Istri-Anak Tetap Bahagia Meski Kehujanan
Bikin Merinding, Bocah Kegirangan Pertama Kali Lihat Ayah Pulang Latihan Militer
Momen Kapolri Idham Azis Nyanyi Bareng Taruna Akpol, Suara Merdunya Tuai Pujian

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami