Cerita Wali Kota Helmi Hasan Raih Predikat Kepatuhan Tinggi Tahun 2017 dari Ombudsman

Cerita Wali Kota Helmi Hasan Raih Predikat Kepatuhan Tinggi Tahun 2017 dari Ombudsman
PERISTIWA | 17 September 2020 07:05 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Wali kota Bengkulu Helmi Hasan menerima Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi 2017 dari Ombudsman RI. Penghargaan itu diberikan atas capaian kinerja pelayanan publik di Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, dalam pemenuhan komponen standar pelayanan publik sesuai Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Saat itu, Komisioner Ombudsman RI, Adrianus Meliala menyerahkan langsung kepada Wali Kota Bengkulu, di Balai Kartini, Jakarta Selatan.

"Pemerintah Kota Bengkulu untuk Tahun 2017 mendapatkan penghargaan predikat kepatuhan tinggi (Zona Hijau). Dan kenaikan nilai yang dicapai oleh Pemkot Bengkulu merupakan peningkatan terbaik pada kategori kota se-Indonesia. Ini merupakan prestasi pelayanan publik dengan angka kenaikan terbesar dari zona merah ke zona hijau," ujar Helmi saat menerima penghargaan pada Desember 2017 lalu.

Kemudian, Helmi menyampaikan bahwa penghargaan ini dapat diraih atas kerja sama banyak OPD di Kota Bengkulu, termasuk masyarakat sebagai penerima layanan publik. "Kita akan terus coba mempertahankan dan meningkatkan prestasi ini. Terima kasih untuk semuanya yang telah terlibat," jelasnya.

Sementara itu, Asisten Ombudsman RI Perwakilan Bengkulu Irsan Hidayat ketika diwawancarai mengungkapkan survei kepatuhan untuk Provinsi Bengkulu telah dilakukan sejak tahun 2015. Pada tahun itu, semua pemerintah kabupaten, kota, termasuk Pemprov Bengkulu masuk dalam zona merah.

wali kota helmi hasan raih predikat kepatuhan tinggi tahun 2017 dari ombudsman

Wali Kota Helmi Hasan Raih Predikat Kepatuhan Tinggi Tahun 2017 dari Ombudsman ©2020 Merdeka.com

"Kami apresiasi kegigihan dan komitmen Bapak Wali kota beserta jajarannya. Tahun 2017, di akhir masa jabatannya ini berhasil meraih Penghargaan Predikat Kepatuhan Tertinggi (Zona Hijau) dari Ombudsman RI," ungkap Irsan.

Dia melanjutkan, bahwa dalam survei kepatuhan ini terdapat 75 produk layanan yang disurvei Ombudsman. Ke 75 produk layanan tersebut tersebar di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). "Tahun 2016, Pemkot Bengkulu masih dalam zona merah. Tahun 2017 ini melesat ke zona hijau. Ini sangat luar biasa," lanjutnya.

Penghargaan ini sekaligus menambah deretan keberhasilan Wali kota Bengkulu Helmi Hasan menata pelayanan publik di Kota Bengkulu di akhir periode pertamanya. Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu juga berhasil menerima penghargaan tertinggi kota sehat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yaitu Swasti Saba Wistara. (mdk/hhw)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami