Cerita Warga Tangerang Bikin Dapur Umum untuk Pasien Isolasi Mandiri

Cerita Warga Tangerang Bikin Dapur Umum untuk Pasien Isolasi Mandiri
Dapur umum di Tangerang. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 22 Juni 2021 05:00 Reporter : Kirom

Merdeka.com - 15 warga di wilayah RT 03 RW01, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini ke-15 orang tersebut diminta Satgas setempat melakukan isolasi mandiri alias isoman.

Mahmud Fauzi, Ketua Satgas Covid-19 RT 03 kemudian menggerakan warga untuk mendirikan dapur umum. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga yang sedang menjalani isolasi.

Dibantu ibu-ibu dan para remaja di kampung tersebut, mereka menyiapkan bahan pangan mentah hasil patungan warga untuk hidangan dapur umum. Sebagian lainnya menyiapkan olahan bumbu dapur, memasak dan menumis bahan panganan sehingga siap disantap.

"Awalnya kami bantu warga yang isolasi mandiri sekitar empat orang dengan memberikan sembako. Tapi beberapa hari ini kasusnya semakin naik dan kami kewalahan. Akhirnya, berdiskusi dengan Pak Lurah Panunggangan dan kami bersama-sama membangun dapur umum ini," kata Mahmud ditemui di Dapur Umum RT 03 Panunggangan Utara, Senin (21/6).

Lurah Panunggangan Utara, Warji, mengatakan bahwa dapur umum ini merupakan kerja sama antarwarga dengan pihak kelurahan dan kecamatan, untuk membantu ketahanan pangan warga yang harus menjalani isolasi mandiri.

"Alhamdulillah dapur umum ini sudah mendapatkan support dari kecamatan dan juga dari kami pihak kelurahan. Dari pihak Satgas Covid-19 wilayah kecamatan juga sudah datang untuk menyemprotkan disinfektan. Ini menjadi kewaspadaan kita semua dengan naiknya kasus Covid-19 di Kota Tangerang, dan kita harus terus memperketat protokol kesehatan," ucap Warji.

Dalam prosesnya, beberapa warga dari RT 03 Panunggangan Utara ini, sudah berbelanja kebutuhan untuk memasak di Dapur Umum sejak pagi hari. Penanggung Jawab dapur umum, Siti Hasiah, menjelaskan proses memasak sudah dimulai pukul sembilan pagi hingga sore hari.

"Jadi kami mulai masak dari jam sembilan itu untuk makan siang sekaligus makan sore atau malam. Nanti jam 11, makan siang akan diantarkan ke rumah-rumah warga yang sedang isolasi mandiri. Setelah itu, sekitar jam dua atau jam tiga sore, makanan untuk makan malam akan kami antar. Dalam sehari, langsung masak dua kali sekaligus," jelas Ibu rumah tangga ini.

Siti juga mengajak masyarakat Kota Tangerang untuk saling membantu warga dan tetangga yang terpapar Covid-19. Sehingga warga yang sedang isolasi mandiri dapat terbantu dengan tetap di rumah dan mengurangi kemungkinan penyebaran virus ke warga lainnya. (mdk/cob)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami