CISS Ungkap Kriteria Ideal Wakapolri Pengganti Komjen Ari Dono

PERISTIWA | 20 November 2019 13:11 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Pol Idham Azis masih mencari figur yang tepat sebagai Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) yang sudah kosong sejak ditinggalkannya, usai diangkat menjadi Kapolri menggantikan Tito Karnavian.

Selain itu, Idham Azis juga harus segera menyiapkan calon Wakil Kepala Polri (Wakapolri) pengganti Komjen Ari Dono yang akan segera pensiun pada Desember 2019.

Posisi Wakapolri tentu tidak kalah penting dan strategis untuk menjadi perhatian. Posisi nomor dua di Bhayangkara itu tentu harus merupakan sosok yang tepat karena bertugas mengawal program-program polri.

Pengamat Intelejen, Pertahanan dan Keamanan Ngasiman Djoyonegoro menyebutkan, setidaknya ada beberapa kriteria yang harus dimiliki oleh Wakapolri ke depan.

Kriteria tersebut menurut Direktur Eksekutif Center of Intelligence and Strategic Studies (CISS) itu adalah integritas, profesional dan berpengalaman serta mampu bekerja sama dengan Kapolri dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.

"Kriteria Wakapolri itu saya kira yang utama adalah rekam jejak, integritas, dan berpengalaman memimpin Polda dengan baik, serta yang tak kalah pentingnya memiliki kesamaan visi dengan Kapolri membangun kerja sama," ujar pria yang akrab disapa Simon dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu (20/11).

Dengan kriteria tersebut, Simon menyebut setidaknya ada empat figur yang menurutnya mumpuni dan patut dipertimbangkan Kapolri Idham Azis.

Keempat figur tersebut adalah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Ardianto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan, dan Kepala Badan Intelejen dan Keamanan Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto.

"Nama-nama tersebut layak dipertimbangkan karena memiliki rekam jejak yang bagus dan profesional serta mumpuni dalam mengemban tugas masing-masing," tandasnya.

(mdk/cob)