Covid-19 Disebut Bisa Menular via Udara, IDI Minta Perhatikan Tata Kelola Ruang

Covid-19 Disebut Bisa Menular via Udara, IDI Minta Perhatikan Tata Kelola Ruang
PERISTIWA | 13 Juli 2020 10:41 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Muhammad Adib Khumaidi mengatakan perkantoran, pondok pesantren hingga pusat perbelanjaan harus memperhatikan manajemen tata kelola ruang. Ini disampaikannya menyusul pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization(WHO) bahwa ada kemungkinan risiko penularan Covid-19 melalui udara atau airborne.

"Ini perlu menjadi perhatian, perkantoran dan lainnya dengan ruangan tertutup tadi benar-benar diterapkan manajemen tata kelola ruang," ujarnya saat dihubungi merdeka.com, Senin (13/7).

Salah satu yang perlu diperhatikan dalam manajemen tata kelola ruang adalah ventilasi. Dengan adanya ventilasi, proses penggantian udara di dalam ruangan bisa terjadi. Bila aliran udara memadai, maka Covid-19 tidak bisa menetap dalam ruangan cukup lama.

"Sehingga tidak terjadi akumulasi virus karena virus itu bukan sekali kena langsung terkena kita. Dia ada loadingnya, kalau virus itu semakin banyak ke kita maka walaupun kita sehat, tubuh bagus, tapi terpapar terus virusnya, kita juga kemudian jadi sakit," jelas Adib.

Di samping manajemen tata kelola ruang, protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan. Seperti menggunakan masker, menjaga jarak aman satu atau dua meter dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir minimal 20 detik.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ketika berada di ruangan tertutup, seperti kantor. Dalam ruangan tertutup, micro droplet atau droplet paling kecil bisa bertahan cukup lama.

"Untuk kita yang bekerja pada ruang yang tetap, di ruang kerja di kantor, pastikan bahwa sirkulasi udara, ventilasi ruang kerja kita, setiap hari terganti udaranya," ujarnya.

Yurianto menyarankan untuk sebisa mungkin ruang kerja mendapatkan udara segar dari luar. Demikian juga dengan kendaraan seperti mobil.

"Sempatkan setiap hari di pagi hari untuk membuka semua jendela mobil dan beri kesempatan udara dalam ruangan tergantikan dengan udara baru yang berada dari luar. Setelah itu baru kita tutup," ujarnya. (mdk/ded)

Baca juga:
Sempat ke Jakarta Pakai Lion Air, Warga Rokan Hulu Sembuh dari Covid-19
Kasus Covid-19 Naik, Jokowi Minta Perbatasan dan Transportasi Diawasi Lagi
Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkot Solo Larang Sekolah & Hajatan di Rumah
Jokowi Minta Provinsi Ini Jadi Prioritas Penanganan Covid-19
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, IDI Minta Pemerintah Evaluasi New Normal
Sumbang APD ke IDI, Ibas Ibaratkan Perang Tanpa Senjata Lawan Covid-19

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami