Cuit Zakir Naik pendana ISIS, Ernest 'dicerai' iklan tolak angin

PERISTIWA | 7 Maret 2017 17:28 Reporter : Anisatul Umah

Merdeka.com - Direktur PT Sido Muncul, Irwan Hidayat, mengklarifikasi terkait cuitan komika Ernest Prakasa. Akibat dari cuitan Ernest yang diposting pada Minggu, (5/03), masyarakat ramai-ramai menuntut agar produsen Tolak Angin itu memecat Ernest sebagai bintang iklan, melalui #BoikotTolakAngin.

Menurut Irwan, cuitan Ernest tak ada hubungan dengan perusahaannya. Akibat tweet dari Ernest, imbuh Irwan, membuat pihaknya susah.

"Gara-gara pernyataannya, membuat susah PT Sido Muncul dan beritanya menyerang tolak angin. Saya juga menyesali," papar Irwan dalam konferensi pers Selasa, (7/03) di Cipete Raya, Jakarta Selatan.

Irwan PT Sido Muncul ©2017 Merdeka.com

Lebih lanjut, Irwan mengatakan jika secara pribadi Ernest sudah menghubungi dirinya dan meminta maaf. Kejadian ini, tambah Irwan, akan dijadikan pelajaran dalam membuat kontrak iklan selanjutnya.

"Secara pribadi saya tidak menghalangi demokrasi di media sosial. Ernest sudah hubungi saya dan sudah minta maaf secara pribadi," imbuh Irwan.

Terkait kontrak dengan Ernest, bulan depan akan selesai. Sudah tidak ada lagi tayangan iklan yang memakai Ernest sebagai bintang iklan. "Ernest kontraknya habis bulan depan dan sudah tidak ditayangkan. Kita tidak memperpanjang kita sedang mencari ide baru," jelasnya.

Irwan menegaskan jika perusahaannya tidak memiliki hubungan apapun dengan politik. Irwan mengatakan, perusahaannya hanya konsen dalam bisnis. "Yang saya pikirkan bisnis saja, tidak ada hubungannya dengan politik," tandasnya.

Ke depan, menurut Irwan, akan memperjelas kontrak iklan terkait norma yang harus dipatuhi. Selama ini hanya tertulis menjaga norma-norma kesusilaan, hukum dan tidak menimbulkan keresahan. "Nanti diperjanjian kita akan kita tulis lebih lengkap lagi," pungkasnya.

Baca juga:

Ernest minta maaf komentari Wapres JK bertemu Ustaz Zakir Naik

JK soal cuitan Ernest: Dia sudah minta maaf, saya tak akan lapor

(mdk/ded)