Curahan Hati Pelaku Aborsi di Bekasi dari Balik Jeruji Besi

PERISTIWA | 14 Agustus 2019 02:36 Reporter : Adi Nugroho

Merdeka.com - HM harus meringkuk di tahanan Polsek Tambun akibat perbuatannya. Dia ditangkap bersama tiga orang lainnya saat melakukan aborsi di klinik Aditama Dua, Desa Mangunjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Rabu pekan lalu.

Ditemui wartawan di Mapolsek Tambun pada Selasa (13/8), HM mengaku menyesal telah menggugurkan kandungannya yang telah menginjak usia enam minggu. "Menyesal pak, sudah terlanjur mau bagaimana lagi," ujar HS.

HM nekat menggugurkan kandungannya karena malu hamil di luar nikah. Dia melakukan itu atas rekomendasi kawannya. Termasuk klinik yang dituju.

"Malu, karena belum nikah, jadi enggak punya suami," kata HM.

Kanit Reskrim Polsek Tambun, Iptu Awang Parikesit mengatakan, pihaknya sampai sekarang masih mendalami kasus tersebut. Sejauh ini sudah lima orang saksi diperiksa, empat diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. Selain HM, ada MP, AI, dan WS.

"Pengakuannya pemilik baru sekali ini," kata dia.

(mdk/noe)