Dalam 4 Bulan, 60 Hektare Lebih Hutan di Ponorogo Terbakar

PERISTIWA | 17 September 2019 03:03 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Tidak hanya di Kalimantan dan Sumatera saja yang mengalami masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, setidaknya 60,5 hektare hutan dan lahan di Ponorogo juga terbakar saat musim kemarau 2019 ini.

Hutan dan lahan seluas 60,5 hektare yang terbakar ini, terjadi dalam kurun waktu 29 Juni sampai 11 September 2019. "Kurun waktu 4 bulan sekitar 60,5 hektare hutan dan lahan terbakar," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono, Senin (16/9).

Bahkan, kata dia, dari 60,5 hektare itu ada hutan lindung yang terbakar. Tepatnya hutan lindung di Gunung Kamping, Ponorogo. "Ada yang hutan lindung juga yang terbakar. Ada pula hutan yang biasa juga," jelasnya.

Luas yang terbakar mencapai tiga hektare yang banyak ditumbuhi tanaman jati hingga kayu putih. "Kalau hutan lindung yang terbakar ada 3 hektare," jelasnya.

Menurutnya, kebakaran lahan dan hutan pada 2019 ini akan melonjak. Pasalnya saat tahun 2018 lalu luas lahan yang terbakar sekitar 166.3 hektare.

Luasan lahan yang terbakar, kata dia, akan terus bertambah, melihat potensi yang ada saat ini. "Kan panas masih menyengat," jelas Budi --sapaan akrab-- Setyo Budiono.

Dia mengatakan, untuk kebakaran di Kabupaten Ponorogo selain faktor alam juga faktor manusia. Dia mengatakan dari laporan yang ada, penyebabnya ada yang sengaja membakar daun kering di lahan.

"Ada yang sengaja membakar. Lalu ditinggal atau sengaja tidak dimatikan. Katanya bisa buat pupuk. Tapi kan ini ada angin dan panas. Api kemudian merembet," ujarnya.

Dia berharap pada warga untuk tidak membakar apapun di lahan hutan. Apalagi musim kemarau dan angin seperti saat ini.

"Boleh saja membakar sampah atau jerami. Tapi ya dijaga. Jangan ditinggal begitu saja. Kita jaga alam. Alam jaga kita," pungkasnya.

Baca juga:
Terbang ke Riau, Jokowi dan Jajaran Menteri Rapat Khusus Bahas Kabut Asap
Gubernur Sumsel Sarankan Bayi Meninggal Diduga Terpapar Asap Diautopsi
Kabut Asap Tebal, Garuda Indonesia Batalkan 15 Penerbangan
Wiranto: Karhutla Masalah Darurat, Harus Bergerak Cepat
Perjuangan TNI Padamkan Kebakaran Hutan Hingga Salat Beralas Daun
Janji-Janji Jokowi Bebaskan Indonesia dari Kebakaran Hutan Kini Ditagih Publik

(mdk/bal)

TOPIK TERKAIT