Dalami Dugaan Korupsi, Kejagung Periksa Eks Komisaris Asabri

Dalami Dugaan Korupsi, Kejagung Periksa Eks Komisaris Asabri
Gedung Asabri. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani
NEWS | 5 Mei 2021 22:25 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) terus mendalami dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PT. Asabri, kali ini dengan melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi.

"Tim Jampidsus Kejaksaan Agung memeriksa terhadap 6 orang saksi yang terkait dengan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada PT. Asabri," kata Kapuspenkum Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dalam keteranganya, Rabu (5/5).

Leonard menyebutkan 6 saksi yang diperiksa diantanya, YH selaku Pengurus Koperasi Kassaya Amanah Sejahtera (dulu bernama Koperasi Aliansi Sejahtera) dan HBP selaku Direktur PT. Bank Yudha Bhakti, Tbk (periode 2014-2018) untuk tersangka Kepala Divisi Investasi PT Asabri Juli 2012 - Januari 2017 Ilham W. Siregar (IWS).

Sedangkan, MTM selaku Komisaris Utama PT. Asabri (Persero) tahun 2018 - 2019, dan SA selaku Komisaris PT. Asabri (Persero) tahun 2014 - 2019 yang diperiksa terkait pengawasan mewakili pemegang saham, dalam hal ini Kementerian BUMN.

Kemudian ada, SKG selaku Direktur PT. Lotus Andalan Sekuritas (dahulu Lautandhana Sekuritas). Saksi diperiksa terkait pendalaman broker PT. Asabri (Persero), dan terakhir E selaku Direktur Utama PT. Amanah Ventura Syariah.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT. Asabri," ujar Leonard.

Sejauh ini Jampidsus Kejagung telah menetapkan 9 tersangka dalam penyidikan kasus dugaan korupsi PT Asabri. Sembilan tersangka tersebut adalah Dirut PT Asabri periode tahun 2011 - Maret 2016 (Purn) Mayjen Adam Rachmat Damiri dan Dirut PT Asabri periode Maret 2016 - Juli 2020 (Purn) Letjen Sonny Widjaja.

Kemudian Direktur Keuangan PT Asabri periode Oktober 2008-Juni 2014 Bachtiar Effendi, Direktur PT Asabri periode 2013 - 2014 dan 2015 - 2019 Hari Setiono, Kepala Divisi Investasi PT Asabri Juli 2012 - Januari 2017 Ilham W. Siregar, Dirut PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi dan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo.

Lalu Dirut PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat. Benny maupun Heru merupakan tersangka dalam kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya. Kasus ini merugikan keuangan negara sebesar Rp 23,73 triliun. Kerugian negara di kasus ini jauh lebih besar dari kasus Jiwasraya. (mdk/fik)

Baca juga:
Asabri Berikan Manfaat Jaminan ke Keluarga Kabinda Papua Gugur Ditembak KKB
Kejagung Kirim Berkas 9 Tersangka Korupsi Asabri ke Penuntut Umum
Lewat 3 Saksi, Kejagung Terus Dalami Dugaan Korupsi Asabri
Bank Mandiri Taspen Ditunjuk Salurkan Asuransi Keluarga Korban Kru KRI Nanggala 402
Kasus Asabri, Kejagung Panggil Bos PT Wanaartha Life dan Kepala Grup Hukum BNI
Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Istri Tersangka Ilham Siregar dan 10 Saksi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami