Dalami Kasus Suap Air Minum, KPK Panggil Sekretaris Hutama Valasindo

PERISTIWA | 10 Oktober 2019 11:39 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sekretaris Hutama Valasindo bernama Milea. Milea akan diperiksa dalam kasus suap proyek pengadaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

"Saksi Milea akan diminta keterangannya untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka LJP (Leonardo Jusminarta Prasetyo, Komisaris PT Minarta Dutahutama)," kata Juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (10/10).

Selain Milea, KPK juga memanggil sejumlah saksi lain, yakni Direktur Keuangan PT Menara Dutahutama Nimas Kartika Dewi dan Staf Keuangan PT Menara Dutahutama Christin Natalia Zai.

Kemudian Staf PT Menara Dutahutama Sayekti Wibowo, Pejabat Penandatangan SPM Satker Pengembangan SPAM Strategis Kementerian PUPR Wiwik Dwi Mulyani, dan Komisaris Utama PT Nindya Karya Sri Hartoyo.

"Semuanya diperiksa untuk tersangka LJP," kata Febri.

Dalam kasus ini Leonardo Jusminarta Prasetyo ditetapkan sebagai tersangka bersama anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rizal Djalil.

Rizal Djalil diduga menerima SGD 100 ribu dari Leonardo. Uang tersebut diberikan Leonardo lantaran Rizal membantu perusahaan milik Leonardo mendapatkan proyek SPAM jaringan Distribusi Utama (JDU) Hongaria dengan pagu anggaran Rp79,27 miliar.

Sebelumnya, KPK telah lebih dahulu menjerat delapan orang sebagai tersangka dalam kasus ini.

Delapan tersangka tersebut yakni, ‎Direktur Utama PT Wijaya Kusuma Emindo (PT WKE) Budi Suharto, Direktur PT WKE Lily Sundarsih Wahyudi, Direktur Utama PT Tashida Sejahtera Perkasa (PT TSP) Irene Irma, dan Direktur PT TSP, Yuliana Enganita Dibyo. Keempatnya diduga sebagai pihak pemberi suap.

Sedangkan sebagai penerima suap, KPK menjerat empat pejabat Kementerian PUPR, yakni Kepala Satuan Kerja (Satker) SPAM Anggiat Partunggul Nahot Simaremare, PPK SPAM Katulampa Meina Woro Kustinah, Kepala Satker SPAM Darurat Teuku Moch Nazar, serta PPK SPAM Toba 1 Donny Sofyan Arifin.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
BPK Berhentikan Sementara Tersangka Suap Rizal Djalil
Usai Diperiksa, Anggota BPK Rizal Djalil Tantang KPK Bongkar Kasus SPAM
Usai Diperiksa KPK, Anggota BPK Klarifikasi Tak Pernah Berpolemik dengan Ahok
Ekspresi Anggota BPK Rizal Djalil Usai Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap
Diperiksa KPK, Anggota BPK Rizal Djalil Bakal Beberkan Kasus Proyek Air Minum di PUPR
Pemberi Suap Anggota Komisi XI DPR Dituntut 2 Tahun Penjara

(mdk/fik)