Damkar Kabupaten Bogor sebut 3 Perumahan di Citayam Diteror Ular kobra

PERISTIWA | 14 Desember 2019 10:27 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Komandan Regu Rescue 1 Pemadam Kebakaran Bogor, Arman Riyanto mencatat ada tiga Perumahan di Citayam yang diserang sekumpulan ular kobra. Salah satunya di Perumahan Citayam Village.

Menurut kesaksian, warga kemunculan ular kobra di perumahan tersebut sudah terjadi sejak 23 November 2019. Setidaknya, hingga kini 16 anakan ular kobra Jawa telah berhasil ditangkap.

"Warga sudah melihat ular kobra sejak tanggal 23 November," kata dia saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu (14/12).

Arman menjelaskan, ular kobra ditemukan di beberapa tempat. Ada yang di saluran air, ada yang sudah masuk ke rumah, ada pula yang ditemukan saat berantem dengan anjing peliharaan.

"Terpencar jaraknya gak tentu. Kemarin tim menemukan dua ekor anak Kobra Jawa. Titik pertama di got, titik kedua di pos keamanan sekira 500 meteran lah," ucap dia.

Arman mengatakan, sejauh ini hanya anak kobra yang ditemukan. Sedangkan Induk kobra diindikasinya ada di perkebunan atau kali.

"Di belakang perumahan itu ada perkebunan antara kemungkinan berkembangbiaknya di perkebunan ketika menetas masuk permukiman warga," ucap dia.

Arman menjelaskan, sebisa mungkin ular-ular dievakuasi dalam keadaan hidup. Karena itu, dalam menangkapnya tidak bisa sembarangan.

"Ketika menerima laporan dari warga sesuai SOP berlaku kami paki helm kacamata, dan sarung tangan karena sifat ular jika merasa terancam pasti mengeluarkan bisa," tutup dia. (mdk/lia)

Baca juga:
Lagi Tunggu Pembeli, Pedagang Sayur di Pasar Depok Dipatuk Anak Kobra
Ular Berkeliaran di GDC, Warga Keluhkan Lahan Kosong Tak Ada yang Merawat
Seorang Pedagang Buah di Depok Digigit Ular Kobra
Dua Anak Ular Kobra Kembali Dievakuasi dari Citayam Village Bogor
30 Menit Menegangkan Penangkapan Kobra 2 Meter di GDC Depok

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.