Dampak Corona, 8 Hotel di Sumsel Tutup karena Sepi Pengunjung

Dampak Corona, 8 Hotel di Sumsel Tutup karena Sepi Pengunjung
PERISTIWA » MAKASSAR | 8 April 2020 19:55 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Delapan hotel di Sumatera Selatan memilih menutup sementara operasional hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Hal ini lantaran sepinya pengunjung akibat dampak pandemi Covid-19.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel Herlan Aspiudin mengungkapkan, ke delapan hotel itu di antaranya empat di Palembang, sementara sisanya berada di Ogan Komering Ulu Timur, Musi Rawas Utara dan Lubuklinggau. Sementara hotel-hotel lain masih mempertahankan meski terjadi penurunan pengunjung hingga 80 persen.

"Di Sumsel ada sekitar 300 hotel, 8 hotel sudah tutup sementara karena Corona. Yang lain masih bertahan walaupun pengunjung sepi," ungkap Herlan, Rabu (8/4).

Menurut dia, bakal banyak lagi hotel yang tutup jika dalam waktu empat bulan ke depan wabah ini masih belum hilang. Di sinilah dibutuhkan peran pemerintah yang dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat sehingga perhotelan kembali eksis.

"Semuanya sepi, tidak ada kegiatan, tidak ada kunjungan. Bisa lebih banyak lagi kalau kondisinya begini terus," ujarnya.

Terganggunya operasional perhotelan berdampak pada kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) yang ditarget Rp400 miliar tahun ini. Sementara nasib karyawan bisa saja dirumahkan karena tak ada pemasukan.

"Orang-orang yang terlibat dalam bisnis ini, termasuk pegawai hotel di Sumsel ada 10 ribu orang. Itu yang harus dipikirkan," kata dia.

Selain berharap wabah segera berakhir, manajemen terus berusaha mencari strategi agar usahanya tetap bertahan. Salah satu cara yang efektif digunakan adalah menyewakan kamar untuk isolasi mandiri dan pesan antar barang atau makanan melalui online.

"Manajemen harus pintar-pintar mengolah, setidaknya bertahan saja dulu agar tidak kolaps atau tutup," pungkasnya. (mdk/cob)

Baca juga:
Imbas Virus Corona, Hotel di Makassar Mulai Rumahkan Karyawan
Pemerintah Siapkan Hunian dan Transportasi untuk Tenaga Medis Virus Corona
Pemerintah Sebut Hotel Swasta Siap Jadi Tambahan Ruang Isolasi Pasien Corona
Per 15 Maret, Terjadi 14.744 Pembatalan Kamar Hotel di Yogyakarta Akibat Virus Corona
Akibat Virus Corona, Industri Hotel dan Restoran Bakal Kurangi Jumlah Pekerja
Kemenparekraf Gandeng Accor Group Sediakan 1.100 Kamar bagi Tenaga Medis Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami